Roh Hitler ‘Bangkit’ di Israel karena Kebijakan Ini

Terkini.id – Undang-Undang Negara-Bangsa Yahudi resmi disahkan oleh parlemen Israel. Namun, UU itu dinilai menghilangkan hak-hak warga Arab di Israel.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, aturan itu mengadopsi undang-undang yang fasis dan rasis.

Tidak tanggung-tanggung, Erdogan menyebut “roh Hitler” bangkit kembali di antara para pejabat Israel dengan keluarnya aturan tersebut.

Undang-undang tersebut menurut Erdogan, sekaligus bukti Israel adalah negara paling zionis, fasis dan rasis di dunia.

“Pandangan pemerintah Israel untuk mengidentifikasi tanah kuno itu sebagai milik orang Yahudi saja, tidak berbeda dari obsesi Hitler dengan ras Arya,” ujar Presiden yang baru terpilih kembali itu, dalam pertemuan dengan anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) seperti dikutip dari The Guardian, Rabu 25 Juli 2018.

Menarik untuk Anda:

“Roh Hitler, yang menyeret dunia ke dalam bencana besar telah bangkit lagi di antara beberapa pejabat Israel,” tambah Erdogan.

Serangan Balasan PM Israel

Menanggapi kecaman dari Erdogan tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membalas melalui media sosial.

Netanyahu balik menyindir, bahwa Turki di bawah pemerintahan Erdogan ibarat “kediktatoran yang gelap”.

“Erdogan adalah pembantai warga Suriah dan Kurdi dan telah memenjarakan puluhan ribu warganya,” tulis Netanyahu melalui sosial media.

“Turki di bawah pemerintahan Erdogan, menjadi kediktatoran yang gelap sementara Israel dengan saksama mempertahankan hak-hak yang setara untuk semua warganya, baik sebelum dan sesudah memperkenalkan undang-undang ini,” lanjut Netanyahu.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Heboh Foto-foto Model Seksi di Situs Bersejarah Madinah, Diizinkan Pemerintah Saudi

Kabur dari China, Ahli Virus Ungkap Konspirasi WHO-Tiongkok soal Covid-19

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar