Romy Sebut Candaan Prabowo ‘Tampang Boyolali’ Dinilai Rasis

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy. /Nasruddin

Terkini.id — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzhiy menyebut candaan Calon Presiden, Prabowo Subianto terkait ‘tampang Boyolali’ dinilai rasis.

Menurut Romy sapaan akrab Romahurmuziy, candaan Prabowo itu sangat berbahaya, apalagi masyarakat Indonesia yang hidup dengan beragam suku.

“Kalau seorang pemimpin di kepalanya saja masyarakat sudah terkotak-kotakan aneka kelas terutama kelas ekonomi, ada kelas kota dan ada kelas desa. Ketika dia memerintah akan membahayakan pemihakkannya ke depan karena dia akan berpihak ke kelas berada,” ujar Romy saat ditemui di Makassar, Kamis 8 November 2018.

Romy membeberkan, Prabowo sejak kecil banyak menghabiskan hidupnya di luar negeri sehingga apa yang disampaikan itu bagian dari ekspresi dimana dia di besarkan bahwa masyarakat itu berkelas-kelas.

“Barangkali bagi pak Prabowo Boyolali itu, low kelas sehingga itulah kemudian yang secara spontan muncul dalam eksepsi. Meskipun dikatakan sebagai candaan. Tapi itu candaan yang rasialis,” ucap Romy.

Bahkan ketika Prabowo meminta maaf melalui media sosial, kata Romy, Prabowo mengaku biasa menyebut tampang Brebes, tampang Boyolali. Candaan bersifat SARA ini, lanjut Romy bagian dari keyakinan yang selama ini ada dalam backmine Prabowo.

Baca :PPP siapkan kader di pilkada serentak di sulsel

“Ini sudah ada dibelakang kepala beliau, maka ketika bercanda spontan muncul seperti itu,” tutur Romy.