Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama, Justru Saya Membela Buddha

Terkini.id, Jakarta – Pakar telematika, Roy Suryo membuat pernyataan terakhir sebelum dirinya resmi ditahan lantaran telah menistakan agama Buddha dalam kasus meme Stupa Candi Borobudur.

Roy Suryo pun dalam pernyataannya itu menegaskan bahwa dirinya tidak menistakan agama justru dia membela kepentingan umat Buddha.

Adapun video pernyataan terakhir Roy Suryo sebelum resmi ditahan itu ditayangkan kanal YouTube Lieus Sungkharisma Official, seperti dilihat Terkini.id pada Sabtu 6 Agustus 2022.

Baca Juga: Singgung Elza Syarief Jangan Berlebihan Minta Kapolda Jadi Mediator, Ferdinand...

Dilihat dari video berjudul ‘Pernyataan Terakhir Roy Suryo Sebelum Ditahan!’ itu, Roy Suryo awalnya membeberkan bahwa ada dua pihak dari umat Buddha yang melaporkan dirinya ke Polisi terkait meme Stupa Candi Borobudur itu.

“Sebagaimana diketahui, saat ini ada dua laporan polisi yang mengatasnamakan umat Buddha,” ujar Roy Suryo.

Baca Juga: Sakit Jadi Alasan Roy Minta Penangguhan, Denny Siregar: Ngaku Sakit...

Setelah dilaporkan, Roy Suryo pun menjalani proses pemeriksaaan. Menurutnya, saat pemeriksaan hingga penetapan dirinya sebagai tersangka kasus tersebut ia menerima banyak masukan soal ajaran Buddha.

“Selama dalam proses pemeriksaan sebagai saksi hingga penetapan saya sebagai tersangka, saya terima banyak masukan dan ajaran-ajaran asli dari sang Buddha,” tuturnya.

Menurut Roy, begitu banyak umat Buddha yang mendukung dirinya secara moril lantaran mereka meyakini bahwa mantan Menpora RI itu tidak menistakan agama Buddha.

Baca Juga: Sakit Jadi Alasan Roy Minta Penangguhan, Denny Siregar: Ngaku Sakit...

“Dari begitu banyak umat Buddha yang mendukung saya secara moral, mereka yakin bahwa saya memang tidak menistakan agama sebagaimana yang dituduhkan para pelapor,” ungkapnya.

Bahkan, kata Roy, banyak dari umat Buddha yang mendukungnya tersebut justru berterima kasih kepada dia lantaran telah membela kepentingan umat Buddha terkait kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur.

“Yang mengharukan, justru banyak dari mereka yang berterima kasih karena sangat memahami bahwa konten Twitter saya justru sangat membela kepentingan umat Buddha dengan mengkritik atas rencana kenaikan tarif naik Candi Borobudur secara satir dengan meme yang aslinya buatan orang lain,” bebernya.

Lebih lanjut, Roy Suryo pun mengungkapkan bahwa ia juga telah melaporkan pembuat meme Stupa Candi Borobudur itu sebelum para pelapor melaporkan dirinya lantaran dinilai telah menistakan agama Buddha.

“Secara hukum bahkan juga sudah saya laporkan para pembuat meme tersebut sebelum para pelapor melaporkan saya,” ujarnya.

Bagikan