Terkini.id, Makassar – Kepala RRI Makassar Maladi Amin memberi klarifikasi terkait isu yang beredar terkait RRI Makassar akan tutup untuk sementara waktu lantaran Makassar masuk zona merah.
Untuk diketahui, RRI pusat sebelumnya menutup sementara aktivitas untuk RRI Surabaya dan Jakarta.
“Tidak ada perintah lockdown untuk sementara. Yang ada adalah perintah untuk melaksanakan WFH mulai tanggal 14 Juli 2020,” kata Maladi, Selasa, 14 Juli 2020.
Berdasarkan nota dinas Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia atau LPP RRI, menyampaikan bahwa kurang lebih 60 pegawai RRI positif Covid-19 di Surabaya.
“Tentu direksi mengambil keputusan untuk menyelamatkan, tetapi dengan catatan kami juga mendapatkan nota dinas bahwa mulai tanggal 14 itu dilakukan kebijakan dengan melaksanakan WFH,” tutur Maladi.

- Hari Keanekaragam Hayati 2026, UKM Pandu Alam Lingkungan Unhas Tekankan pentingnya menjaga Burung Rangkong dan Pohon Lontar
- HUT Bukit Baruga dan Bugis Waterpark Dirayakan dengan Yoga di Ruang Terbuka Hijau
- Pendaftaran Murid Baru SMKN 6 Makassar Dibuka 25 Mei 2026, Ini Jadwal Terbarunya
- Kalla Toyota Sebut Layanan dan Spare Part Jadi Faktor Utama Dominasi Pasar Otomotif
- Tinggal 8 Hari Lagi, Promo Honda Mei Vibes Asmo Sulsel Jangan Sampai Terlewat
Untuk kegiatan operasional, Maladi menyebut untuk sementara mulai tanggal 14 sampai perkembangan selanjutnya, selama 14 hari ke depan, siaran RRI Makassar akan diambil alih dari stasiun Jakarta.
“Tapi tetap dengan berpedoman pada kondisi daerah masing-masing. Jadi RRI Makassar beroperasi mulai pukul 5 pagi sampai pukul 11 siang,” terangnya.
Setelah pukul 11 siang, Maladi mengatakan RRI Makassar akan bergabung dengan siaran RRI Jakarta sampai tutup siaran sampai pukul 24:00 Wita.
“Untuk kegiatan administrasi, itu kita berlakukan WFH. Jadi kita melihat kondisi seperti apa, harus diselesaikan secepatnya,” kata dia.
Maladi mengatakan, saat ini, pihaknya telah mengambil keputusan mengurangi jumlah pegawai di kantor. Hal itu sambil melihat perkembangan selanjutnya.
“Perkembangan selanjutnya tentu kita menunggu instruksi dari direksi dari Jakarta,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
