Sabu 4 Kilo Sitaan BNN Dikendalikan Napi Lapas Maros

Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan memusnahkan barang bukti sabu seberat 4 Kilo hasil sitaan dari bandar narkoba asal Kabupaten Sidrap.

Terkini.id,Makassar – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan memusnahkan barang bukti sabu seberat 4 Kilo hasil sitaan dari bandar narkoba asal Kabupaten Sidrap.

Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigpol Mardi Rukmianto mengatakan barang bukti yang disita itu baru sebagian dari dua pelaku yang ditangkap. Masih ada yang menyusul jika petugas BNN kembali melakukan pengejaran terhadap jaringannya.

“Ini sebagian barang bukti yang berhasil disita. Hari ini 4 Kilo dimusnahkan. Dari dua pelaku, di luar ini masih banyak pelaku. Oleh arena itu kita masih mencari pelaku lain DPO yang kita cari. Sesungguhnya masih banyak yang beredar di luar sana,” kata Mardi saat ditemui di kantor BNNP Sulsel Senin 27 Agustus 2018.

Dalam pemusnahan ini kata Mardi pihaknya hanya mengungkap peredaran narkotika dan memutus jaringan narkotika yang ada di Sulsel. Dimana pada pengungkapan sabu ini dikendalikan oleh seorang Napi dari dalam Lapas Kabupaten Maros, bernama Ollo.

Menurutnya penegakan hukum di Sulawesi Selatan tdak bisa diselesaikan dengan memutuskan jaringan narkotika dengan menangkap dan menghukum saja. Tetapi kata Mardi harus dibarengi dengan upaya pencegahan dan rehabilitasi.

“Kita hanya mengungkap dan memutuskan jaringan narkotika terhadap penyalahgunaan narkotika di Sulsel tidak selesai. Dan pencegahan agar apa? Agar masyarakat berani menolak dan berani mengatakan no drugs. Tidak menyalahgunakan narkotika,” jelas Mardi.

Kemudian masyarakat diminta berpartisipasi untuk membentuk berperan dengan membentuk pegiat anti narkoba di daerah masing-masing. Selain dari pada itu para pecandu narkotika harus berani mendatangi panti-panti atau lembaga-lembaga rehabilitasi.

“Sehingga kita tidak akan ketinggalan karena modus operandi mereka selalu berubah-ubah. Koordinasi sudah pernah kita buktikan. Di Sidrap kita sudah pernah ungkap oleh Polda juga. Di Makassar juga pelakunya 12 tahun beroperasi,” ungkapnya.

Komentar

Rekomendasi

Penampakan Wuhan seperti Kota Mati, Mahasiswi Indonesia Mengaku Terjebak

Sempat Sebut Virus Korona sudah Dikendalikan, Dokter Ahli Ini Malah Tertular lewat Mata

Alasan-alasan Virus Corona Berasal dari Lab Senjata Biologi China di Wuhan yang Bocor

Ngerinya Penyebaran Virus Corona: China Batalkan Perayaan Imlek, 1.400 Orang Terinfeksi

Ada Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah di Perumda Air Minum Kota Makassar

Himasera FSD UNM Gelar Pameran bersama Seni Rupa Art Collabs 2020

Mahasiswa Seni dan Guru Seni Budaya Se-Makassar Ikuti Seminar Kewirausahaan Himasera FSD UNM

Basarnas Hentikan Pencarian Petani Rumput Laut yang Tenggelam di Jeneponto

Beredar Video Perawat di China Menangis Histeris, Diduga Frustasi Tangani Pasien Virus Corona

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar