Sama-sama Primata seperti Monyet, Kenapa Manusia Tidak Memiliki Ekor?

Terkini.id – Nenek moyang manusia dan semua primata lainnya memiliki ekor. Namun, kenapa kini manusia tidak memiliki ekor seperti monyet?

Seiring dengan diversifikasi dan evolusi primata, nenek moyang manusia modern serta kera, seperti simpanse dan bonobo tak lagi memiliki ekor.

Melansir Kompas, Minggu, 21 November 2021, lantas mengapa beberapa primata masih mempertahankan ekornya sementara manusia dan kera tidak? Peneliti telah menemukan petunjuk, mengapa manusia tak memiliki ekor.

Peneliti sekaligus kandidat doktoral di New York University’s (NYU) Grossman School of Medicine, Bo Xia mengungkapkan ketertarikannya terhadap teka-teki hilangnya ekor manusia membawanya untuk melakukan penelitian terhadap topik ini.

“Saya bertanya-tanya mengapa manusia tak memiliki ekor ketika saya masih kecil,” ungkap Xia seperti dikutip dari Live Science di Kompas, Jumat, 19 November 2021. 

Dari penelitian itu, nenek moyang manusia dan kera tak berekor paling awal yang diketahui adalah genus primata yang disebut Proconsul yang hidup di Afrika selama zaman Miosen (23 juta hingga 5.3juta tahun yang lalu).

Tapi manusia kehilangan ekor diperkirakan lebih awal daripada itu, yakni sekitar 25 juta tahun yang lalu ketika garis keturunan manusia dan kera menyimpang dari monyet Dunia Lama.

Dalam studinya, tim peneliti kemudian membandingkan data genetik dari enam spesies hominoid dan sembilan spesies monyet untuk mencari perbedaan yang dapat dikaitkan dengan ada tidaknya ekor.

Peneliti mengidentifikasi apa yang disebut dengan gen lompat yang disebut elemen Alu yang tersimpan dalam gen TBXT.

Elemen Alu merupakan sejenis DNA, yang dapat melompat dari satu tempat dalam genom ke tempat lain dan memengaruhi produksi protein. Dan mutasi tersebut diketahui ada pada genom kera dan manusia, tetapi tidak pada monyet.

Peneliti kemudian menggunakan teknologi pengeditan gen CRISPR untuk mereplikasi mutasi ini pada gen TBXT tikus.

1 2
Selanjutnya
Bagikan