Sandiaga Uno Tanya Kondisi Ekonomi di Soppeng, Warga Jawab Buruk

Sandiaga Uno menyapa warga Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan

Terkini.id, Soppeng – Ratusan masyarakat Soppeng berkumpul di pembibitan kakao Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng untuk menyambut calon presiden Republik Indonesia, Sandiga Uno.

Kedatangan Sandiaga Uno tersebut membuat seluruh masyarakat dan sejumlah tim relawan berdesak-desakan untuk melakukan selfie bersama Cawapres Prabowo tersebut.

Kedatangan Sandiaga dikalungi sarung khas Bugis yakni Sutra Soppeng dengan corak huruf Lontra Bugis dan disambut langsung masyarakat, petani, tim relawan, Anggota Legislatif, dan pengurus partai dari Koalisi Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi.

Setelah menyapa masyarakat dan tim relawan, Sandiaga melakukan orasi singkat dengan mengangkat isu perekonomian.

“Saya sudah mengujungi daerah di Sulawesi Selatan dan bapak Prabowo juga saat ini berada di Aceh untuk memperingati hari tsunami, bapak Prabowo juga menitipkan salam kepada masyarkat kabupaten Soppeng,” ungkap Sandi saat berada di Soppeng, Rabu, 26 Desember 2018.

Sandiaga juga menanyakan satu persatu harga komoditas bahan pokok kepada masyarakat Kabupaten Soppeng.

“Cari kerja disini susah tidak?” tanya Sandi. “Susah,” jawab warga.

“Harga listrik naik tidak?” tanya Sandi. “Naik,” jawab warga. “Bbm naik tidak?” tanya Sandi. “Naik,” jawab warga.

Lanjut Sandi menanyakan kepada warga, jujur 4 tahun terakhir bagaimana ekonomi di Soppeng ini apa buruk atau tidak, masyarakat Soppeng kemudian kompak menjawab buruk.

“Jika saya dan bapak Prabowo diberikan amanah menjadi Presiden dan Wakil Presiden nanti, tidak ada import beras saat musim panen, kesejahteraan petani kami utamakan. Karena negara yang sehat adalah 2 per 3 masyarakatnya ada petani, jadi kesejahteraan petani harus kami perjuangkan,” ungkapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Pilpres, Hoaks dan Darurat Literasi Digital

PILPRES  2019 mungkin arena pertarungan paling menguras energi sepanjang sejarah republik ini. Tidak hanya bagi kedua pasang kandidat dan tim pemenangan masing-masing, tetapi juga