Santri Ponpes Hj Haniah Maros Belajar Menulis Cerpen dan Jurnalistik

Ponpes Hj Haniah
Santri Ponpes Hj Haniah Maros Belajar Menulis Cerpen dan Jurnalistik

Terkini.id, Maros – Kegiatan Training Kepenulisan Cerpen dan Novel serta Kepenulisan Jurnalistik di kelas XI A Hj Haniah, Simbang, Maros pada Kamis hingga Jumat, 8-9 November 2018 digelar Kepala MA Pondok Pesantren Hj Haniah Maros, Ustaz H Idris Abdul Rahman Lc .

“Itu penyair dia tidak bisa jadi penyair sebelum dia masuk ke dunia rasa sesuatu yang ingin dia ungkapkan. Contohnya ketika menceritakan tetang orang miskin kamu tidak perlu jadi orang miskin, tapi rasamu kau hidup dirasanya orang itu (hidup di dunianya orang miskin). Orang Mesir bilang di situ Sihir dalam kata-kata. Sihir itu daya pikat yang membuat orang majnun (gila) dengan kata-kata. Ditemukan Ketika kita mampu menyelami dunia rasanya orang,” jelas Ustaz Idris Abdulrahman Lc selaku penyelenggara kegiatan.

Training Kepenulisan Cerpen dan Novel menghadirkan Pembicara, Nur Rahmah dengan nama pena Aurora Rahmah, yang merupakan Pimpinan Redaksi Penerbit MIB Indonesia sekaligus editor di MIB Indonesia.

Sementara Training Kepenulisan Citizen Jurnalis menghadirkan Pembicara, Suci Muslimah. Gadis yang memiliki nama pena Azimah Nahl ini merupakan Sekrestaris Redaksi Penerbit MIB Indonesia.

Kedua pemateri juga merupakan salah satu anggota Komunitas Pecandu Aksara.

Nur Rahmah memaparkan materi Cerpen

Peserta training kepenulisan berjumlah 22 orang. Adapun guru Ponpes Hj Haniah yang mendampingi para peserta yakni ustazah Nur Hidayah SS MPd, guru Bahasa Arab.

Nur Rahmah dalam paparan materinya menyatakan bahwa ada 14 kerangka cerpen yaitu ide, tema, jenis cerpen dan targetnya, garis besar, alur, tokoh, sudut pandang, latar cerita, memilih diksi yang sesuai kerangan, unsur instrinsik dan ekstrinsik, membuat judul yang sesuai dan paragraf penutup.

“Semoga bisa mendapat pelajaran dan bisa menjadi Cerpenis, Novelis terkenal dan menjadi wartawan yang jujur,” harap santriwati Hj Haniah, Aliza Jefri.

Suci Muslimah memaparkan materi Citizen Jurnalis

Kegiatan training kepenulisan ini, lanjut Aliza, mempunyai beberapa manfaat, salah satunya bisa lebih mengetahui unsur-unsur dari kepenulisan dan cara menulis dengan baik dan masih banyak manfaat yang lainnya.

Adapun Azima Nahl menyampaikan kepada para peserta agar menjadi penulis berita yang berimbang, jangan berpihak.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dengan pemateri dan peserta training kepenulisan.

Citizen Reporter : Lutfiah Aisya Said (Santriwati Ponpes Hj Haniah)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

74 Tahun Indonesia, Merdeka dalam Penindasan

TANGGAL 17 Agustus 2019, bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 tahun.Berbagai macam bentuk kegiatanpun dilakukan dalam rangka
Opini

Memaknai Kemerdekaan Bukan Sekedar Simbolik

TUJUH belas Agustus merupakan momentum bersejarah sepanjang rentetan peristiwa, yang turut menghiasi dalam konsep Indonesia.Euforia kemerdekaan menggema dari berbagai penjuru mendengar teks proklamasi di
Opini

Aktivis Repotlusioner

SEJARAH gerakan mahasiswa secara heroik menggambarkan kecerdasan dan militansi perjuangan mahasiswa dalam menciptakan gerakan massa dengan tujuan memperbaiki kebobrokan tatanan yang ada di Indonesia.Bagi
Opini

Mengapa Pemadaman Listrik Begitu Lama?

DI mana-mana terjadi mati listrik. Di Amerika, Eropa apalagi Indonesia. Penyebabnya yang berbeda.Persoalannya: Seberapa sering.Seberapa luas.Seberapa lama.Ada kalanya sering mati lampu. Itu karena produksi
Opini

Mensegerakan Revisi PP No. 44 Tahun 2015

KEHADIRAN program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan terus memberikan manfaat bagi pekerja kita. Khusus untuk Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan
Opini

Aspal Buton sebagai Aspal Berongga

Buku hasil adaptasi dari disertasi penulis  yang diselesaikan pada program studi Teknik Sipil Universitas Hasanuddin pada tahun 2018 lalu.Buku ini menganalisis pengaruh penambahan bahan
Opini

Titanium Megawati

"Tulis dong soal pidato Bu Mega di Bali"."Tidak mau"."Menarik lho pak. Apalagi kalau DI's Way yang menulis"."Politik. Sensitif," balas saya."Soal Sengon 1 Triliun itu
Opini

Cara BUMN Tiongkok Berkembang

PADA tahun 2015, pemerintah China melakukan reformasi radikal terhadap BUMN. Dari total 117 BUMN, disusutkan menjadi 98 BUMN saja. Dampaknya bukan hanya pengurangan jumlah BUMN