Satu Keluarga Korban Gempa Sulbar Diisolasi di Hotel Swissbell Makassar

Terkini.id – 686 orang korban gempa Sulbar kini mengungsi di Kota Makassar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menyiapkan tiga lokasi pengungsian yaitu, Aula Dinas Sosial, Asrama Haji dan UPT Inang Matutu.

Selain itu, dari 686 orang itu, ada satu keluarga ter yang terdiri dari 4 orang diisolasi di Hotel Swissbell. Alasan dibawa ke Swissbell karena hasil rapid antigen reaktif, sehingga untuk mencegah kemungkinan penularan. 

Hal itu berdasarkan saran dari Kepala Dinas  Kesehatan Provinsi Sulsel untuk diisolasi terlebih dahulu untuk di tes PCR. Untuk pemeriksaan kesehatan rapid antigen sudah dilakukan oleh AU, tetapi sudah dilakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Prov. Sulsel untuk dilakukan Rapid Antigen ulang.

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah mengatakan bahwa Pemprov Sulsel telah menyiapkan klinik dan tenaga medis untuk para pengungsi yang membutuhkan penanganan medis dan kesehatan. Mereka juga yang tiba dilakukan rapid antigen.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Jadi kita siapin klinik, bagian serius kita rujuk ke rumah sakit. Di Rumah Sakit Pendidikan Unhas,” jelas Nurdin Abdullah.

Baca Juga: Aksi Simpatik Jurnalis TERKINI.ID Berkebun Sayuran di Pengungsian Gempa Sulbar

Adapun mereka yang ditampung di UPT Inanh Matutu sebanyak 84 orang terdiri dari balita 11 orang, anak-anak 13 orang, remaja 17 orang dan orang dewasa 43 orang.

Rata-rata pengungsi masih trauma, sehingga dilakukan trauma healing oleh peksos dan tim psikososial.

Selain itu juga anak-anak diberikan mainan edukatif selama dipenampungan. Dilokasi juga sudah dibuka dapur umum.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Sulsel ini Kunjungi 3 Titik Pengungsian di...

Sedangkan di Asrama Haji Sudiang sebanyak 28 orang, terdiri dari bayi 2 orang dan orang dewasa 26 orang.

Bagikan