Satu Mangkir, Polisi Akan Periksa 4 Anggota DPRD Makassar Terkait Kasus Ini

Humas Polda Sulsel merilis kasus korupsi / Herman Kambuna

Terkini.id, Makassar – Setelah melakukan pemeriksaan, penyelidik Subdit 3 Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sulsel kembali akan melakukan pemeriksaan terkait dugaan korupsi pemotongan anggaran sosialisasi sebesar 30 persen di lingkup Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Kecamatan se-Kota Makassar mendekat ini.

Kali ini penyidik Polda Sulsel akan menjadwalkan pemanggilan terhadap empat orang legislator Makassar untuk dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi pemotongan fee 30 persen di lingkup SKPD.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan sebelumnya ada dua orang anggota dewan yang dipanggil penyidik.

“Tapi hanya satu orang yang hadir yakni Abdul Wahab Tahir sedangkan Rahman Pina tidak penuhi panggilan,” kata Dicky melalui keterangan persnya di Aula Dit Reskrimsus Polda Sulsel, Kamis kemarin.

Menurut Dicky Penyidik tentunya akan kembali melayangkan panggilan terhadap empat orang legislator lainnya.

“Dari hasil penyidikan ini penyidik sudah memeriksa saksi-saksi sebanyak 24 orang. Termasuk pak Walikota Makassar yang saat ini sudah diperiksa,” kata Dicky.

Danny Pomanto saat memberikan keterangan usai keluar dari ruang pemeriksaan Polda Sulsel / Herman Kambuna

Sementara Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan pemeriksaan ini adalah pemeriksaan lanjutan dimana sebalumnya telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polda Sulsel.

“Jadi ini pemeriksaan yang sebelumnya. Kedatangan saya hanya unrutuk klarifikasi sifatnya tentang banyak hal,” kata Danny usai menjalani pemeriksaan kemarin.

Terkait banyak camat yang mengaku menerima anggaran dana Camat se Kota Makassar sebesar 30 persen, Danny sangat mendukung kinerja kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

“Saya sepakat itu diusut. Supaya clear yang menerima dan siapa yang memerintah. Saya mendukung itu,” ungkap Danny.

Dalam pemeriksaan ini, Danny mengaku menerima 62 pertanyaan dari Tim Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel. Pertanyaannya itu seputar tentang klarifikasi.

“Saya pikir itu penting. Penting untuk saya untuk mengclear ini masalah. Ada 62 pertanyaan. Itu cukup cepat, sempat cerita-cerita malah,” terangnya.

Terkait gelar perkara dugaan tindak pidana korupsi kasus pemotongan anggaran dana Camat se Kota Makassar, Danny belum dapat menanggapi agenda tersebut

Rencananya gelar perkara akan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri Jakarta pada Senin 25 Juni 2018 mendatang.

“Itu kan internal kepolisian, saya tidak pada posisi menanggapi itu. Biar polisi yang mengungkap,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menyampaikan, dalam penetapan tersangka terkait kasus dugaan korupsi tersebut akan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri Jakarta pada Senin 25 Juni mendatang.

Dimana kasus tersebut telah menjadi eksitensi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“KPK sudah melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus ini. Untuk penetapan tersangka akan dilakukan di Bareskrim Mabespolri jadi gelar perkaranya pada Senin depan,” jelasnya.

Komentar

Rekomendasi

Fakta Baru Tragedi Siswa SMPN 1 Turi, Korban Meninggal Semuanya Pakai Rok

Pembina Pramuka Jadi Tersangka Kasus Kematian Siswa SMPN 1 Turi

Pasangan Remaja yang Diduga Beradegan Syur di Video Viral TikTok Akhirnya Ditangkap

Resmi Sandang Miss Indonesia 2020, Pricilia Carla Yules Bilang Begini

Merasa Kasihan, Muazin Korban Penikaman di Masjid London Maafkan Pelaku yang Menusuknya

Viral Video Siswa ‘Kendalikan’ Angin dan Hujan Bak Avatar

Tak Terima Ditilang, Pria Ini Ngamuk Sambil Banting Motor dan Dorong Polisi

BKS Persatuan Insinyur Indonesia Gelar Wawancara Teknis untuk Calon IPM Banjarmasin

Curhatan Netizen Ini Ungkap Betapa Berharganya Orderan Bagi Driver Ojol

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar