Jadilah bagian dari Kolomnis makassarterkini
Kirimkan tulisan Anda seputar opini, gagasan, sudut pandang, dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Dapatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari Kolomnis makassarterkini.

‘Saya Tidak Mau Beli Tiket Asian Games’

Budi Setiawan
Budi Setiawan
Asian Games 2018
Termasuk Sepakbola, Ini Hasil Lengkap Drawing Cabor Asian Games 2018

KETIKA mencoba beli tiket Asian Games via online, saya tertegun ketika menyadari bahwa untuk selembar tiket saya harus memberikan data pribadi yang penting kepada kiostix. Termasuk nomor ponsel saya.

Tidak hanya itu, jika saya beli tiket pakai kartu kredit, data perbankan saya juga diambil oleh kiostix.

Email saya juga harus diberikan ke mereka. Jika tidak mau email kita diambil mereka, kita harus buat email baru. Tapi itupun sia-sia karena data diri kita harus diberikan sebagai persyaratan mendapatkan tiket. Dan itupun tiket yang dibeli dibatasi empat buah saja.

Memang bisa daftar lewat akun Facebook dan Google+. Tapi itu tambah runyam. Tidak hanya data saya yang disedot kiostix tapi juga teman-teman saya yang jumlahnya 4.000an.

Itu baru satu akun. Kalau 2000 akun, berapa juta data yang mereka dapat? Saya akan merasa sangat bersalah karena hanya untuk kepentingan selembar tiket saya berikan data media sosial kawan-kawan saya.

Dan kiostix tidak memberi jaminan apapun bahwa data pribadi saya tidak dijual atau dipergunakan oleh pihak lain yang sangat terbuka kemungkinan untuk disalahgunakan.

Baca :Pernah Dinyinyiri Karena Bambu, Kini Anies Bangga Kenalkan Karya Sculpture Ini

Malahan terang-terangan kiostix menyatakan bahwa untuk daftar beli tiket berarti saya jadi membernya. Suka atau tidak suka. Kalau tidak suka, jangan beli tiket di saya. Gitu kira-kira.

Coba simak point 14 syarat dan ketentuan berlaku. https://www.kiostix.com/id/page/14/syarat-ketentuan

D isitu tertera :

Point 14: Seluruh anggota yang sudah terdaftar di Kiostix.com (KiosTix) akan secara otomatis mendapatkan pemberitahuan terbaru dari Kiostix.com (KiosTix) melalui program Newsletter / KiosBuzz mengenai acara terbaru, informasi acara, penukaran E-Voucher, penawaran khusus, dan juga informasi penting lainnya. Anda dapat berhenti menerima pemberitahuan dari KiosBuzz kapan saja dengan meng-klik “Unsubscribe” atau “Berhenti Berlangganan” pada bagian akhir Newsletter dari Kiostix.com

Poin diatas menunjukkan, jika beli tiket di kiostix data kita mereka gunakan secara gratis. Kita bayar pulak. Bagi saya ini tidak adil.

Sebagaimana prinsip kehati-hatian, saya hanya akan membagi data personal saya untuk pihak-pihak yang bisa dipercaya menjaga kerahasiaannya. Atau tidak berdaya ketika harus registrasi nomor handphone saya. Tapi ini saya merasa agak aman karena saya bisa gugat pemerintah jika data saya disalahgunakan. Dan pastinya, pemerintah tidak bisa sembarangan menyebar data-data saya untuk disalahgunakan.

Baca :Foto-foto Jonatan Christie, Si Ganteng yang Sumbang Emas ke-23 untuk Indonesia

Lain halnya dengan kiostix atau mungkin penjual online lainnya yang minta data pribadi untuk kepentingan transaksi.

Saya tidak akan mau melakukan transaksi itu. Apalagi untuk selembar tiket. No way

Ini keputusan pribadi dan bukan ajakan untuk tidak beli tiket. Apalagi memboikot Asian Games. Yang mau beli tiket via online, silahkan saja.

Saya putuskan hanya nonton dan mendukung Asian Games lewat TV saja. Tidak akan beli tiket jika saya harus menyerahkan data pribadi. Sampai kiostix atau INASGOC memberi jaminan tertulis bahwa data pribadi saya tidak disalahgunakan. Termasuk untuk promosi kiostix sendiri.

Jawaban kiostix dan INASGOC soal ini sangatlah dinantikan.

Oh ya untuk kiostix, coba pasang hotline jangan nomor WA dan email saja. Dan yang terpenting, fast response…

Tulisan ini adalah kiriman dari kolumnis makasar terkini, isi dari tulisan ini adalah tanggungjawab penulis yang tertera, tidak menjadi bagian dan tanggungjawab redaksi makassar.terkini.id
Editor : Hasbi Zainuddin