SDN Bantaulu Tidak Dianggarkan, Legislator: Disdikbud Jeneponto Lakukan Pembiaran

Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari fraksi PAN, Awaluddin Sinring.(terkini.id/Syarief)
Anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dari fraksi PAN, Awaluddin Sinring.(terkini.id/Syarief)

Terkini.id, Jeneponto – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto menyorot tidak dianggarkannya gedung SDN 44 Bantaulu Sapanang yang roboh akibat diterjang banjir bandang pada 22 Januari 2019 lalu.

Anggota DPRD Jeneponto dari partai PAN, Awaluddin Sinring menganggap Kasi Sarana dan Prasarana Disdikbud Jeneponto telah melakukan pembiaran sehingga gedung SDN 44 Bantaulu Sapanang tidak terinput dalam data sapras dapodik.

“Harusnya pihak Diknas yang paham tentang aturan itu dan tahu kondisi sekolah, dia harus memverifikasi data dapodik, sekolah itu roboh akibat banjir.

Pasti dia tahu kondisinya, kalau operator dapodik sekolah itu tidak mengisi sapras dapodik, harusnya dia mengarahkan pihak operator sekolah untuk memasukkan sesuai kondisi sekolahnya,” kata Awaluddin Sinring kepada terkini.id, saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Selasa 17 September 2019

Awaluddin Sinring menganggap bahwa pihak Disdikbud Jeneponto dalam hal ini bagian Sarana dan Prasarana telah melakukan pembiaran

“Sepertinya terjadi pembiaran dari Dinas Pendidikan, apalagi inikan jelas sekolahnya hancur akibat banjir, miris membaca penjelasannya Kasi Sarana dan Prasarana Disdikbud Jeneponto itu di berita salah satu media online,” tegasnya

Awaluddin Sinring pun mengaku akan mengawal hal tersebut dipembahasan anggaran pokok Pemkab Jeneponto tahun 2020.

“Insya Allah kita akan kawal agar gedung SDN 44 Bantaulu Sapanang itu bisa dianggarkan dan direhab pada tahun 2020,” jelasnya

Berita Terkait
Komentar
Terkini