Sejumlah Caleg Deklarasikan Diri, Begini Kata KPU Sulsel

Komisioner KPU Sulsel menggelar konperensi pers di kantor KPU Sulsel Jalan AP Pettarani Makassar, Jumat 19 April 2019. /Nasruddin

Terkini.id,Makassar – Ketua KPU Sulsel Misna M Attas menanggapi beberapa Caleg yang mendeklarasikan diri sebelum keluar hasil resmi dari KPU. Misna mengatakan bahwa hal tersebut mungkin saja terjadi berdasarkan hitungan dari data yang dikumpulkan saksi mereka di tiap-tiap TPS.

“Mungkin saja ada peserta Pemilu yang telah melakukan hitungan-hitungan sendiri berdasarkan data-data dari TPS yang dikumpulkan oleh saksi-saksi mereka,” kata dia di Kantor KPU Sulsel, Jalan Pettarani, Makassar, 19 April 2019 kemarin.

Kendati demikian, Menurut Misna, KPU mempunyai mekanisme sendiri yang telah diatur dalam UU dan peraturan KPU. Hal tersebut, kata dia, tetap menjadi acuan resmi dan berkekuatan hukum.

“Ada rekapitulasi secara berjenjang dari KPU, Sebagai audit publish (Transparansi), terhadap hasil rekapitulasi berjenjang ini dari pengumpulan dari masing-masing TPS dapat diikuti melalui laman KPU,”

“Info pemilu 2019 yang diawali dari pengumpulan masing-masing TPS,” terangnya.

Terkait beberapa daerah yang datanya sama sekali belum masuk di laman KPU Sulsel, termasuk Kota Makassar dan Kabupaten Barru. Selain itu, hingga pukul 04:00 Wita, Laman KPU Sulsel baru mengimpun data sekitar 2 persen dari seluruh Kabupaten/Kota.

“Karena memang penyalinan C1-nya sampai pukul 12 siang di tanggal 18 sehingga memang ada hasil keterlambatan yang dikirimkan dari tingkat TPS ke KPU Kabupaten/Kota,” ungkapnya.

Terkait masalah tersebut, Misna mengatakan telah menarget 5 hari, semua KPU Kabupaten/Kota telah menyelesaikan hasil pengumpulan hasil dari TPS masing-masing.

Misna M Attas juga mengatakan bahwa penghitungan pada laman KPU merupakan penghitungan resmi KPU yang mencatat hasil pemungutan suara di setiap TPS. Meski demikian, kata dia, penghitungan ini bukan rujukan hasil akhir Pemilu.

“Karena bisa saja ada kesalahan Penginputan data,” kata dia.

Dia menegaskan bahwa Hasil suara Pemilu tetap akan dihitung berdasarkan rekapitulasi form C1 fisik secara berjenjang.

Berita Terkait
Komentar
Terkini