Sekretariat Mahkamah Agung Ciptakan Program Canggih untuk Pengawasan

Terkini.id, Jakarta – Sekretariat Mahkamah Agung (MA) yang dipimpin oleh Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan menciptakan sejumlah program yang canggih. Salah satunya yaitu untuk mengontrol secara langsung pengadaan barang, belanja modal, hingga belanja pegawai.

Aplikasi ini dinamakan Electronic Budgeting Implementation Monitoring and Accountability atau e-Bima yaitu untuk melakukan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara dan keuangan perkara.

Program ini juga dapat mengelola jumlah penganggaran pagu anggaran serta serapan secara langsung atau real time.

Baca Juga: Mahkamah Agung Membatalkan Nilai Hak Aborsi, Billie Eilish: Hari yang...

Melalui program ini juga dapat mengetahui uang titipan pihak ketiga di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Selain program canggih e-Bima, Sekretariat Mahkamah Agung juga membuat program bernama e-Sadewa yaitu program yang mengawasi pengelolaan aset Mahkamah Agung di pengadilan-pengadilan dibawahnya.

Baca Juga: YKMI Akan Somasi Pemerintah Terkait Belum Dilaksanakannya Ketetapan Vaksin Halal

Untuk kedepan juga akan dibuat pula standar dari pembangunan gedung pengadilan di seluruh Indonesia.

“Bahwa pembangunan gedung pengadilan itu jangan seperti yang ada sekarang itu, satu ruangan itu Hakim ditempatkan dalam ruangan 7-10 orang,” ujar Sekretaris Mahkamah Agung Hasbi Hasan dilansir dari Kompas TV pada 20 Juni 2022.

“Saya ingin para Hakim di daerah gedung pengadilan setidaknya kalau tidak bisa satu Hakim satu ruangan itu dua orang Hakim dalam satu ruangan, dan ada kamar mandinya yang standar,” ujarnya lagi.

Baca Juga: YKMI Akan Somasi Pemerintah Terkait Belum Dilaksanakannya Ketetapan Vaksin Halal

Sekretaris Mahkamah Agung selalu menekankan bahwa pengadilan itu adalah rumah Hakim dan jangan sampai Hakim menjadi tamu di rumahnya sendiri.

Selain itu, Sekretaris MA juga mengatakan, dalam bidang lain mereka telah melakukan peningkatan Assessment Center (AC) untuk tahun lalu yang mendapat predikat B. Dan untuk tahun ini sudah dipastikan mendapat predikat A.

Tak hanya menciptakan program canggih, Sekretariat Mahkaman Agung juga berhasil melakukan pencapaian yang luar biasa dengan menyelesaikan 100 persen dari 1311 temuan dari tahun 2005 hingga tahun 2021.

Bagikan