Selain Penjelasan, Kakan Kemenag Bulukumba Hadir Juga Beri Kejelasan

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Bulukumba – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba H. Ali Yafid melaksanakan monitoring kinerja dan proses pembelajaran di MTsN. 6 Bulukumba, rabu, 30 September 2020.

Kehadiran Kakan Kemenag disambut hangat Kepala madrasah, Nurmiah bersama pendidik dan tenaga kependidikan MTsN. 6 Bulukumba dan disebutnya kunjungan kerja Kakan Kemenag ini adalah yang pertama kali sejak Kepala MTsN. 6 Bulukumba ini dilantik februari lalu.

Nurmiah menyampaikan selain disebabkan pandemi covid-19 dan kondisi kesehatan Kakan Kemenag, kehadiran perdana Kakan Kemenag di MTsN 6 Bulukumba juga disebabkan benturan jadwal Kakan Kemenag diluar daerah dan kegiatan lainnya.

“MTsN. 6 Bulukumba telah mengagendakan beberapa kegiatan yang seharusnya dibuka oleh Kakan Kemenag, tetapi selalu berbenturan dengan kegiatan Kakan Kemenag diluar daerah dan kegiatan lainnya,” terang Nurmiah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kepala Kantor yang meluangkan waktunya di tengah kegiatan yang begitu padat,” tambahnya.

Menarik untuk Anda:

Nurmiah melaporkan kondisi terkini madrasah yang terletak di desa Dampang, Kecamatan Gantarang ini dan kebutuhan sarana prasarana madrasah khususnya solusi pencegahan bencana banjir yang sering melanda madrasah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba H. Ali Yafid menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan Kepala madrasah beserta pendidik dan tenaga kependidikan MTsN 6 Bulukumba.

Kakan Kemenag mengamini penjelasan Kepala madrsah yang menyebutkan penyebaran covid-19, kondisi kesehatannya yang pernah mengganggu aktifitas kantor, serta benturan jadwal kegiatan menjadi penyebab dirinya baru kali ini kembali melakukan kunjungan ke madrasah ini.

Meski tidak setiap saat hadir di madrasah, Kakan Kemenag menguraikan jajaran Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba sesungguhnya tidak hanya membutuhkan penjelasan tugas dan fungsi tetapi yang lebih penting adalah kejelasan tentang keaejahteraan dan kenyamanan mereka dalam bertugas.

Terkait pelaksanaan tugas dan fungsi stake holder madrasah, Kakan Kemenag menyampaikan pentingnya job description dan keihkhlasan melaksanakannya sesuai 5 nilai dasar pegawai Kementerian Agama.

Kakan Kemenag menilai kondusif dan harmonisnya suatu lingkungan kerja ditandai dengan adanya kebersamaan dalam mewujudkan visi dan pembangunan madrasah yang bersumber dari leadership untuk mengakselerasikan gerak perubahan.

Kesejahteraan jajaran dan kenyamanan dalam melaksanakan pekerjaan disebutnya sebagai sesuatu hal yang penting untuk menjadi perhatian para pimpinan sehingga dengan terwujudnya keduanya akan berdampak positif terhadap peningkatan mutu madrasah.

Salah satu perwujudan dari kedua hal tersebut adalah pemberian kesempatan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan yang ingin mengembangkan diri melalui berbagai kegiatan keprofesian dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Yang ingin melanjutkan pendidikan, kami buka kesempatan dan beri izin selama tidak menggangu tugas pokoknya” jelas Kakan Kemenag.

Kakan Kemenag juga menyampaikan kebutuhan sarana dan parsana madrasah termasuk solusi pencegahan banjir di MTsN. 6 Bulukumba telah disampaikannya kepada perencana Kanwil Kemenag Sulsel pada saat kegiatan Reviu dan pendampingan penyusunan RKA K/L pertengahan september lalu di Kantor Kemenag Bulukumba yang dihadiri satuan kerja dari kabupaten Bulukumba, Bantaeng, Sinjai, dan Kepulauan Selayar.

Diakhir arahannya, Kakan Kemenag menyampaikan pentingnya keikhlasan dalam melaksanakan tugas dan mengharapkan agar keteladanan sebagai dakwah bil hal dapat diejawantahkan dalam pelaksanaan tugas. (sfl)

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Deklarasi Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Adonara

RSP IZI Sulsel Launching Kerjasama dengan BNI Syariah Yayasan Hasanah Titik

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar