Selama Corona, Disnaker Makassar Terima 18 Aduan Karyawan Dipaksa Berhenti Kerja

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan

Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Andi Irwan Bangsawan mengatakan pihaknya telah menerima aduan karyawan yang dipaksa berhenti tanpa menerima gaji dan pesangon.

“Ada 18 yang melapor disuruh berhenti tanpa ada gaji,” kata Irwan, Rabu, 8 April 2020.

Karyawan yang melapor tersebut berasal dari 4 perusahaan di Kota Makassar. Selain itu, kata dia, beberapa perusahaan juga merumahkan karyawannya selama 2 bulan.

Melihat kemungkinan jumlah pengaduan bakal terus meningkat, Ia mengatakan, saat ini, pihaknya membagi jadwal kerja untuk menghindari penumpukan pengaduan.

“Kami akan memanggil pihak perusahaan dan mencari kesepakatan dengan karyawannya,” kata dia.

Baca juga:

Menurut Irwan, saat ini pihaknya sangat berhati-hati dalam menangani kasus tersebut. Pasalnya, kata dia, peristiwa tersebut baru terjadi selama dirinya menjabat.

“Melihat kondisi saat ini, kami sangat berhati-hati dan sangat mengedepankan komunikasi,” ungkapnya.

Terakhir, Irwan mengatakan, pihaknya terus membuka pengaduan di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar.

“Kami akan memfasilitasi siapa pun karyawan yang telah diberhentikan di tengah pandemi corona,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Dinkes Makassar Sebut Ada Pasien Sudah Sembuh Kembali Terpapar Covid-19

Alat Tes Covid-19 Terbatas, Dinkes Makassar: Barangnya Tidak Ada

Update 29 Mei Pasien Corona Covid-19 di Makassar

Pemkot Makassar Beri Stimulus Percepatan Ekonomi bagi Pengusaha

Perkumpulan Kontraktor Listrik Protes Keras Addendum Kontrak PLN Sulselrabar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar