Sempat Beringas, Sikap Pelaku Penganiayaan RS Siloam Berubah Drastis, Ciut dan Gelisah

Terkini.id, Jakarta – Sempat beringas, kini JT (38) yang merupakan pelaku penganiayaan perawat RS Siloam Sriwijaya tampak berubah drastis menjadi ciut dan gelisah. 

Padahal dalam video viral yang beredar, sosok tersebut sangatlah ganas tatkala menganiaya CRS (27) yang merupakan seorang perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan, pada Kamis lalu, 15 April 2021.

Namun, ketika hendak digiring ke depan awak media di Polrestabes Palembang pada Sabtu kemarin, 17 April 2021, pelaku JT tampak ciut dan gelisah.

Dilansir terkini.id dari tribunnews bersumber pantauan wartawan Sripoku.com, terlihat JT yang hanya tertunduk diam.

Sesekali ia bahkan terlihat mengusap keringat yang mengucur di keningnya, mengindikasikan bahwa ia benar-benar gelisah. 

Saat digiring dari ruang Reskrim ke aula depan Polrestabes Palembang, JT juga terdengar sempat bertanya ke seorang anggota polisi.

“Mau ke mana ini pak?” tanya JT kepada petugas. 

“Mau rilis nanti. Jawab saja yang bener saat wartawan tanya,” timpal petugas kepada JT.

Pada saat ditampilkan di depan awak media, pelaku JT mengaku dirinya pada saat kejadian beberapa waktu lalu itu panik.

Menurutnya, awalnya ia justru tak berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung membabi buta menghajar korban ketika tiba di lokasi.

Semua itu berawal ketika korban mencabut infus anaknya karena yang bersangkutan sudah diperbolehkan untuk pulang.

Nah, ketika infus dicabut, korban sempat mengingatkan kepada istri pelaku agar jangan dulu menggendong anaknya lantaran akan berdarah jika digendong.

Namun, peringatan itu tak digubris oleh istri pelaku yang nekat menggendong anaknya sehingga akhirnya mengeluarkan darah ketika digendong.

Melihat anaknya berdarah, istri pelaku langsung menelepon suaminya yang tidak ada di TKP.

Tanpa mengetahui permasalahan sebenarnya, JT yang baru saja tiba di TKP setelah ditelepon sang istri langsung marah-marah ke korban dan menganiayanya. 

Korban pun bahkan sempat disuruh bersujud oleh pelaku lalu ditendang ketika melakukannya hingga akhirnya bisa diredakan setelah ada anggota Polri yang melerai.

Di depan para awak media, pelaku JT mengaku emosi ketika dikabarkan anaknya menangis.

“Saya emosi hingga nekat mendatangi perawat tersebut di RS tersebut,” ungkapnya. 

Ia kemudian bercerita bahwa dirinya memang kerap bolak-balik antara rumah dan RS untuk bekerja dan menjenguk anaknya.

Oleh karenanya, ia juga berdalih bahwa rasa lelah yang dirasakannya itu turut menyulut emosinya.

“Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak balik untuk menjenguknya. Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis, saya tidak terima,” sambungnya. 

Pelaku JT pun kini mengaku menyesal dengan perbuatannya itu hingga memohon maaf pada korban dan pihak RS Siloam. 

“Saya emosi sesaat dan saya menyesali perbuatan saya. Saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam,” tutupnya. 

Sebagai informasi, peaku yang berinisial JT itu kini dijerat pasal 351 KUHP dengan ancaman 2,8 tahun penjara.

Bagikan