Sering Buru Teroris, Personel Densus Malah Jadi Buronan karena Jual Senjata Dinas

anggota densus jual senjata ilegal

Terkini.id, Jakarta – Seorang polisi anggota Densus 88 berinisial HH kini masuk daftar pencarian orang (DPO), Hal itu lantaran pelanggaran yang dia lakukan yakni praktik jual-beli senjata api ilegal hingga menipu sejumlah orang.

Polisi berpangkat brigadir tersebut sudah dipecat dari kepolisian dan kini menjadi buronan.

“Sudah dikeluarkan DPO dan kita lakukan pencarian kepada yang bersangkutan,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Asep Adi Saputra dikutip dari vivanews, Rabu, 29 Januari 2020.

Surat DPO Brigadir HH diterbitkan pada 28 Januari 2020 dan ditandatangani Kabid Propam Polda Kalbar Kombes Rudy Mulyanto.

Dalam surat itu disebutkan Brigadir HH telah melanggar Kode Etik Profesi Polri dengan menjual senjata secara ilegal.

Menarik untuk Anda:

Dalam surat tersebut, Brigadir HH disebut memiliki jabatan sebagai Banit Opsnal Subbid Surveillance Ditintelijen Densus 88 Antiteror Polri.

“Melakukan penyalahgunaan senjata api dinas jenis Glock 17 Nomor KTN 743 dengan cara menjual kepada orang Iain yang nyata-nyata bukan anggota Polri,” tertulis dalam surat itu.

Selain penyalahgunaan senjata api dinas, Brigadir HH juga menipu dan menggelapkan mobil milik seseorang bernama Entoh. Dia juga sudah mangkir dari dinas lebih 30 hari sejak 5 Maret sampai Juli 2019.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sindir Tengku Zul, Charta Politika: Keturunan PKI Belum Tentu Otaknya Politik Kayak Anda

Viral Suami Istri Lakukan Pengobatan Hypnoterapi, Rasa Sayang yang Hilang Kembali Muncul

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar