Sering Ditinggal Pacaran, Pria Ini Mutilasi dan Penggal Kepala Sahabatnya

Kepala
Ilustrasi penggal kepala. (Foto: Sukabumiupdate)

Terkini.id – Seorang pelajar pria di Amerika Serikat bernama Mathew Borges (18) dijatuhi hukuman seumur hidup setelah memenggal kepala sahabatnya yang sering menghabiskan waktu bersama pacarnya.

Mathew dijatuhi hukuman seumur hidup, setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat pertama terhadap Lee Manuel Viloria-Paulino (16) oleh pengadilan di Lawrence, Massachusetts, pada Selasa, 9 Juli 2019, lalu.

“Kami merasa bahwa penjahat ini pantas menghabiskan hidupnya dipenjara,” ujar Ibu korban, Katiuska Paulino, dikutip dari laman Metro, Minggu, 13 Juli 2019.

“Dia seharusnya tidak pernah memiliki kesempatan untuk membunuh lagi, mengambil nyawa orang lain seperti yang dia lakukan pada Lee Manuel, dengan cara yang mengerikan dan menyedihkan,” tambahnya.

Kepala
Lee Manuel (kiri) dan Mathew Borges (kanan). (Foto: Metro)

Tangan korban tak pernah ditemukan

Borges dan Lee sama-sama bersekolah di Lawrence High School. Tubuh Lee yang terpotong-potong ditemukan di tepi Sungai Merrimack oleh seorang pejalan kaki.

Kepalanya ditemukan di dekatnya, tetapi tangan korban, yang juga telah dipotong, tidak pernah ditemukan. Hasil autopsi mengungkapkan jenazah Lee memiliki 76 luka.

Tubuh korban dalam kondisi sangat rusak sehingga pemeriksaan tidak bisa mengungkapkan apakah Lee telah ditebas dan dipenggal sebelum atau setelah dia terbunuh.

Untuk memberi penghormatan kepada Lee, sang ibu membacakan pernyataan di pengadilan. Ia mengatakan tak ada lagi mimpi bagi Lee Manuel.

“Tidak ada lagi mimpi bagi pemimpi, seorang anak, penulis dan penyair Lee Manuel Viloria-Paulino. Dia telah menjadi jiwa dari keluarga ini sejak dia lahir. Kita adalah orang mati yang masih hidup setelah dia secara brutal direnggut dari kita,” ujar Katiuska Paulino.

Berita Terkait
Komentar
Terkini