Masuk

Sindir Sekjen Amirsyah, Ruhut: ‘Kadrun’ Marah Sudah Tidak Bisa Mengeluarkan Izin!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ruhut Sitompul menyindir Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI, Amirsyah Tambunan usai menyebut jika label halal MUI masih berlaku hingga 2026. Ruhut mengatakan jika saat ini ‘Kadrun’ marah-marah karena tidak bisa lagi menerbitkan izin kehalalan produk makanan.

Sindirian Ruhut itu disampaikan melalui sebuah cuitan di media sosial Twitter yang diposting melalui akun Twitter pribadi Ruhut Sitompul @ruhutsitompul, Senin 14 Maret 2022.

“Permasalahannya bukan masih berlakunya tapi kenapa barisan sakit hati kadrun marah2 sudah tidak bisa mengeluarkan izin lagi”, cuit Ruhut Sitompul.

Screenshot cuitan Ruhut (Twitter).
Baca Juga: Habib Kribo Sebut 212 Baru Lahir Kemarin, Ruhut Sitompul: Kalaulah Semua Habib Seperti Ini!

Selain itu, Ruhut juga menyinggung soal dana dan sertifikat penceramah yang menurut luhut akan semakin membuat gila.

“permasalahannya disitu cuan/hepeng nggak bisa masuk selesai dan sebentar lagi menyusul sertifikat penceramah yam akin pesong/gila kalian MERDEKA”, cuitnya lagi.

Seperti diketahui, sebelumnya Sekjen MUI Amirsyah Tambunan memastikan label halal MUI masih berlaku hingga 2026.

Baca Juga: Ruhut Sitompul: Kok Sewot Dengan Pidato Sambutan Bapak Joko Widodo di Hut Golkar?

Dia mengutip ketentuan yang tertuang dalam PP Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Pada Pasal 169 tentang ketentuan peralihan menyebutkan masih boleh pakai logo MUI sampai lima tahun setelah PP dikeluarkan. Diketahui, PP itu dikeluarkan pada tanggal 2 Februari 2021.

“Ketentuan peralihan PP itu masih boleh pakai logo MUI sampai 5 tahun setelah PP dikeluarkan”, kata Amirsyah dalam keterangannya, dikutip dari laman CNN Indonesia.

Hal itu disampaikan sebagai respon atas dikeluarkannya label halal yang baru oleh Kemnterian Agama RI yang diatur berdasrkan keputusan Kepala BPJH Nomor 40 Tahun 2022 tentanf Penetapan Label Halal.

Selain itu, Amirsyah memastikan jika fatwa halal masih menjadi kewenangan MUI. Dia menegaskan jika sertifikasi halal tidak bisa dikeluarkan kemenag tanpa fatwa dari MUI.

Baca Juga: Ariel Sebut Pemimpin Inggris Berlatar Belakang Agama Berbeda, Ruhut Sitompul: Kadrun Pada Stres!

“Artinya sertifikasi halal tidak bisa ditetapkan Kemenag tanpa dasar fatwa MUI. Atas dasar itu dalam transmisi lima tahu  kedepan”, katanya.

Dia kemudian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyatakan label halal MUI masih bisa digunakan.