Siswa tinggal di gubuk reot, begini aksi Dandim 1425 Jeneponto

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri mengunjungi lokasi di Jalan Ishak Iskandar ( Jalan Lingkar) Kelurahan Empoang Selatan Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Satu bulan tak masuk sekolah, Raja Makkaraeng (8) siswa SDI 48 Bontosunggu kota, buah hati dari Rasyid yang berprofesi sebagai buruh tani, hidup digubuk reot tanpa pelindung dari atap. Kondisi kehidupan Raja yang diposting dimedia sosial dan dikomentari oleh natizen diantaranya ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang XXXIII Kodim 1425 Jeneponto, Renny Widiyastuti Sugiri.

Dari informasi tersebut Komandan Distrik Militer (Dandim) 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri langsung mengunjungi lokasi di Jalan Ishak Iskandar ( Jalan Lingkar) Kelurahan Empoang Selatan Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto, Sabtu, 14 April 2018 kemarin.

Setelah tiba dilokasi tersebut Letkol Arh Sugiri sempat tersendak melihat kondisi gubuk yang ditinggali Rasyid bersama tiga orang anaknya,”Masya Allah, kasihan sekali orang ini, dia tinggal digubuk tanpa atap ini,” tutur Sugiri.

Komandan Kodim 1425 itu, langsung berbincang dengan Rasyid terkait kondisi gubuknya dan status tanah yang dibanguni gubuk tersebut,” Setelah kamiĀ  berbincang dengap pak Rasyid, tanah yang dibanguni gubuk itu bukan miliknya, jadi fikirkan tanahnya dulu,” ungkap Sugiri.

Menurutnya, Dandim dan anggota Kodim 1425 beserta dengan ibu Persit Kartika Chandra Kirana cabang XXXIII Kodim 1425, akan berupaya untuk membangunkan tempat tinggal layak huni bagi pak Rasyid dan Anak-anaknya.

“Insya Allah, tadi kami tinjau lahan yang kabarnya akan dijual oleh pemiliknya, anggota akan mendampingi pak Rasyid untuk berkoordinasi dengan pemilik lahan, Mudah-mudahan pemiliknya sepakat untuk kita beli tanahnya,” ujarnya.

Letkol Arh Sugiri pun akan berupaya untuk melaksakan pembangunan rumah layak huni untuk pak Rasyid setelah pelaksanaan kegiatan TMMD ke-101 pada tanggal 4 Mei 2018.

“Setelah rampung pembebasan tanahnya, kita akan mulai pembangunannya seminggu setelah TMMD ke-101 ditutup, 4 Mei 2018, biar anggota istirahat dulu satu minggu, kita target dua minggu selesai pembangunannya,” jelas Arh Sugiri.

Komentar

Rekomendasi

Ribuan Hektar Tanaman Jagung Terserang Hama, Begini Desakan Komisi II DPRD Jeneponto

Kisah Miris di Jeneponto, Jenazah Digotong dengan Kain Sejauh 10 Km

Sejumlah Ibu Rumah Tangga di Jeneponto Tertipu Investasi Bodong di Medsos

Irup Hari Kesadaran Nasional, Begini Pesan Kapolres Jeneponto

Begini Cara Pencegahan Pungli di Jeneponto

Pemkab Jeneponto Apresiasi Program Kodim 1425 Peduli Penghijauan

Polres Jeneponto Kumpulkan 82 Kepala Desa, Ada Apa?

Ribuan Hektar Tanaman Jagung di Jeneponto Terserang Hama

Tilang Puluhan Pengendara, Ini Tujuan Razia Kendaraan Satlantas Polres Jeneponto

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar