Skadron 5 TNI AU Hasanuddin punya pesawat canggih pantau perbatasan

Pesawat intai milik Skadron 5 TNI AU di Lanud Hasaniddin diserah terimakan dari PT Dirgantara Indonesia / Herman Kambuna

Terkini.id, Makassar – Satu unit pesawat dengan nomor CN 235-220 MPA (N-063) diserahkan ke Skadron Udara 5 TNI AU di pangkalan Lanud Hasanuddin Makassar, Jumat 4 Mei 2018.

Pesawat itu diserahkan langsung oleh Iwan Krisnanto selaku Senior Vice President (SVP) untuk coorporate planning dan program management PT. Dirgantara Indonesia.

Ia mengatakan, pesawat tersebut dapat berfungsi memantau wilayah perairan Indonesia. Termasuk kejahtan ilegal logging dan pencurian ikan di perairan Indonesia.

Dikatakan pesawat itu dilengkapi dengan kamera dan sensor. Pesawat ini memiliki indra memantau jarak jauh dan memiliki radar yang dapat menjangkau wilayah perbatasan dari Saban samapi Marauke.

“Fungsi pesawat intai ini dapat memantau wailayah strategis Indonesia. Jadi dia mengintai wilayah perbatasan dengan negara lain ilegal logging dan pencurian ikan di wilayah Indonesia,” jelas dia saat memberi sambunattannya.

Pesawat intai milik Skadron 5 TNI AU di Lanud Hasaniddin diserah terimakan dari PT Dirgantara Indonesia / Herman Kambuna

Komandan Skadron 5 TNI AU Letkol Pnb, Hilman LP Ambarita yang menerima pesawat intai tersebut mengaku memang tugas pokok adalah pengintaian dan pengamatan untuk wilayah tetorial Indonesia.

“Dapat memantau dan melakukan pengamatan dan kapal ilegal di laut. Dan kita tinggal menunggu perintah dari atas yang mana saja kita pantau. Menjaga laut kita itu butuh sinergi semua komponen elemen negara,” ungkapnya.

Pesawat intai milik Skadron 5 TNI AU di Lanud Hasaniddin diserah terimakan dari PT Dirgantara Indonesia / Herman Kambuna

Sementara Komandan Win Skadron 5 TNI AU Letkol Penerbang Irwan P mengatakan pesawat tersebut terbang dari Bandung menuju Lanud Hasanuddin dan langsung registrasi.

“Alahamdulillah penyerahan berlangsung aman. Mulai dari perisiapan di Bandung. Pesawat ini memang sudah kami persiapkan dari sisi sefety. Pesawat dibuat untuk misi tertentu untuk menjaga perairan Indonesia,” terangnya.

Komentar

Rekomendasi

Himasera FSD UNM Gelar Pameran bersama Seni Rupa Art Collabs 2020

Mahasiswa Seni dan Guru Seni Budaya Se-Makassar Ikuti Seminar Kewirausahaan Himasera FSD UNM

Basarnas Hentikan Pencarian Petani Rumput Laut yang Tenggelam di Jeneponto

Beredar Video Perawat di China Menangis Histeris, Diduga Frustasi Tangani Pasien Virus Corona

Ogah Nikahi Pacarnya, Pria Ini Sengaja Mencuri dan Masuk Penjara

Pemandangan Mengerikan Korban Virus Corona di China, Ambruk di Jalan Seperti Zombie

Sunda Empire Ancam Seluruh Negara di Dunia Jika Tak Daftarkan Ulang Masa Pemerintahannya

PP Muhammadiyah Keluarkan Fatwa Haram Untuk Vape, Ini Tanggapan MUI

Karyawati Ini Rekam Aksi Pria Onani di Mobil, Videonya Disebarkan Biar Pelaku Kapok

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar