Soal Pemilu, Dinas Ketenagakerjaan Makassar Himbau Pengusaha Taati Surat Edaran Kemenaker

Dinas Ketenagakerjaan Makassar
Surat edaran Kemenaker terkait Pemilu

Terkini.id, Makassar – Kabid Hubungan Industri dan Persyaratan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Ariansyah melayangkan permintaan kepada pihak perusahaan sekiranya memberikan kesempatan kepada karyawannya untuk menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019.

Hal itu, kata dia, mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri dengan No. 1 Tahun 2019 Tentang Hari Libur Bagi Pekerja/Buruh pada Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Umum 2019.

“Kita berpedoman ke Surat Edaran Kemenaker, maka perusahaan diminta untuk memberikan kesempatan bagi pekerja untuk menggunakan haknya pada Pemilu,” ungkap Ariansyah saat dikonfirmasi, Senin 15 April 2019.

Kendati demikian, Ariansyah menyebut bila perusahaan mengharuskan karyawannya untuk tetap bekerja pada hari tersebut.

Ia meminta agar perusahaan menyesuaikan waktu kerja, sehingga pekerja sekaligus warga negara dapat menyalurkan hak pilihnya.

“Apabila pada hari dan tanggal pemungutan suara harus bekerja, maka pengusaha mengatur waktu kerja agar karyawan tetap dapat menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Hari Pemungutan Suara Pemilu 2019 ditetapkan sebagai hari libur nasional

Sebagai informasi tambahan, Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum 2019 telah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Hal tersebut telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2019.

Dengan demikian, karyawan yang bekerja pada hari dan tanggal pemungutan suara, berhak atas upah kerja lembur dan hak-hak lainnya, sebagaimana yang biasa diterima saat dipekerjakan pada hari libur resmi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berita Terkait