Terkini.id, Jakarta – Menteri Pariwisara dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menanggapi soal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Dilansir dari CNN Indonesia, Sandiaga Uno menilai bahwa PPKM ini adalah tantangan yang sangat berat bagi sektor parekraf.
Ia menilai bahwa lonjakan kasus positif Covid-19 yang menyebabkan PPKM Darurat ini sebagai pukulan telak bagi sektor parekraf yang mulai menggeliat.
“Sektor ini lagi betul-betul menghadapi satu tantangan yang sangat, sangat berat dan turbulensi ini dihadapi oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” kata Sandiaga pada Sabtu, 3 Juli 2021.
Menurutnya, tantang ini memang sebebelumnya pernah dihadapi, namun tidak setidak pasti, sekompleks, dan seberat ini.
- Kali Pertama, Poltekpar Makassar Gelar Wisuda 561 Mahasiswa di Ruang Terbuka
- Ganjar Pranowo Apresiasi Mardiono dan Sandiaga Uno dalam Sosialisasi Paslon Nomor Urut 3
- Menparekraf Sambut Kedatangan Kepala Negara ASEAN di Bandara Soekarno-Hatta
- Sandiaga Uno Puji Makassar F8, Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
- Perdana Digelar, Festival Tanjung Palette Bone Berlangsung 2-6 Agustus 2023, Undang Sandiaga Uno
Sandiaga mengungkapkan bahwa ada lebih dari 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan kehidupan pada sektor parekraf.
Oleh sebab itu, Sandiaga mendorong para pelaku usaha parekraf untuk mematuhi penerapan PPKM darurat.
Dengan demikian, diharapkan seluruh program kerja pemulihan sektor terkait dapat dikebut pasca PPKM darurat, termasuk penyaluran dana hibah.
“Jadi tantangannya gimana kita, Kemenparekraf bisa menghadirkan kebijakan yang tepat manfaat, tepat sasaran dan tepat waktu,” ungkapnya.
Sandiaga juga menyinggung bahwa pandemi Covid-19 telah memaksa seluruh pihak meningkatkan keterampilan.
Hal itu harus dilakukan agar dapat mengakselerasi seluruh program, baik inovasi, adaptasi, digitalisasi, maupun kolaborasi.
Ia pun memastikan bahwa Pemerintah hadir dalam mengurangi beban masyarakat.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki tiga instrumen untuk keluar dari keterpurukan, yaitu kebijakan, anggaran, dan pendampingan.
“Nah ini yang menjadi tantangan kita. Ya ini masa-masa yang sangat berat ya,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
