Soni Sumarsono Sebut Gaji ASN dan Dana Bos di KM Lestari Maju Masih Aman

Dirut Bank Sulselbar memantai langsung uang yang ikut dalam tragedi KMP Lestari Maju, Rabu 4 Juli 2018.
Dirut Bank Sulselbar memantai langsung uang yang ikut dalam tragedi KMP Lestari Maju, Rabu 4 Juli 2018.

Terkini.id, Makassar – Kapal feri bernama KM Lestari Maju kandas di karang (karam) di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Juli 2018.

Kapal tersebut memuat penumpang beserta barang muatan. Posisi kapal saat ini di atas karang sekitar 200 meter dari daratan.

Bebeberapa jam setelah peristiwa ini Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono langsung mengadakan konferensi pers di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi-Selatan di Jalan Sungai Tangka, Makassar.

Ia menyampaikan rasa turut berbela sungakawa atas kejadian ini. Dan menyampaikan proses evakuasi yang dilakukan.

Hingga pagi ini, 4 Juli 2018 semua penumpang telah dievakuasi untuk selanjutnya akan disinkronkan dengan laporan-laporan yang baru masuk karena masih ada yang belum ditemukan.

Data terbaru yang diterima dari Pemkab Kabupaten Selayar sebanyak 29 korban meninggal dunia dan tercatat korban selamat 34 orang.

“Saya turut berbela sungkawa, Saya ikut prihatin,” kata Soni Sumarsono.

Untuk itu Ia juga menyampaikan, belajar dari kejadian ini, perlunya diperketat sistem keselamatan dan pengamanan pelayaran di Sulawesi Selatan.

Selanjutnya, Sumarsono juga memberikan klarafikasi terkait dana Rp30 miliar milik Bank Sulselbar, dana milik Pemprov untuk pembayaran gaji ASN dan dana BOS yang ikut karam tersebut yang dikabarkan hanyut dan mengapung di laut dibantahnya.

“Uang sebesar Rp30 miliar itu diperuntukan bagi gaji ASN di Pemerintah Selayar dan dana BOS, uang tersebut rapi dalam sebuah mobil boks, sehingga kalau yang diberitakan melalui meme itu, adalah uang tersebut mengapung-ngapung menyebar dilaut, itu tidak benar,” jelas Sumarsono.

Uang tersebut masih utuh dan diasuransikan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, terutama pegawai di Selayar karena gaji secara tepat waktu akan dibayarkan.

Pengawal mobil boks yang ada di kapal karam masih setia menjaga keamanan uang tersebut sampai dievakuasi.

“Posisinya, seperti yang dilaporkan Insya Allah masih utuh dan dijaga dalam kapal yang karam juga,” ucapnya.

Ia mengimbau ASN tidak perlu khawatir,  karena Bank Sulselbar mengambil tanggung jawab tersebut dan telah melakukan langkah-langkah antisipatif dengan diasuransikan.

“Kalau itu uang ibarat hilang, akan digantikan, karena diasuransikan,  jadi tidak perlu khawatir, ada permohonan maaf dari Bank Sulselbar laporan dari bank sulselbar ada keterlambatan satu atau dua hari,” ungkapnya.

Uang tersebut masih tersegel dalam plastik uang, tersimpan di peti dan berada dalam mobil yang tertutup dan terkunci.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bisnis

Ganti Kartu Pelanggan Telkomsel Tetap Gratis

Terkini.id, Makassar – Telkomsel konsisten mengajak pelanggan untuk menjadi bagian dari eksosistem 4G LTE dengan memberikan kemudahan dan penawaran agar segera dapat beralih ke