Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan di Bulukumba, Ahmad Saleh Sayangkan Menurunnya Semangat Gotong Royong

Terkini.id, Bulukumba — Ketua PKS Bulukumba, Ahmad Saleh menilai, di era globalisasi ini banyak tantangan bagi negeri kita, dengan demikian kesadaran berbangsa dan bernegara sudah selayaknya rakyat dan pemerintah untuk bersama sama memberikan pemahaman bagi rakyatnya.

Lebih lanjut Saleh mengatakan, kondisi kebangsaan akhir-akhir ini, bisa dilihat bahwa seringnya terjadi konflik sosial, persoalan yang semakin hari semakin menurun bagaimana penghayatan dan pengamalan kita terhadap agama, budaya kita sampai kadang dikambinghitamkan bahwa yang menyebabkan itu karena kurangnya teladan dari pemimpin bangsa ini terkadang.

“Saya justru berfikir bahwa kegiatan sosialisasi nilai-nilai kebangsaan seperti ini menjadi sangat penting karena memudarnya nilai-nilai kebangsaan,” terang Ketua PKS Bulukumba dihadapan para peserta sosialisasi nilai nilai kebangsaan di Grand 99 cafe dan resto, Bulukumba, Minggu, 14 Maret 2021 yang dilaksanakan oleh anggota DPRD provinsi Sulawesi Selatan Isnayani, S.H.

Baca Juga: Rizal Ramli Sebut Gubernur Jateng Tak Mampu Kurangi Kemiskinan, Dedek...

Kesempatan tersebut Saleh menyebutkan contoh kecil dari masalah nilai nilai kebangsaan yang terjadi di masyarakat kita terkait menurunnya semangat gotong royong.

“Kita bisa perhatian, jangankan di kota, di desa saja masalah gotong royong itu sudah mulai memudar, ini adalah nilai kebangsaan kita yang sangat luhur, tapi dengan adanya globalisasi mungkin sampai semuanya harus dengan uang,” sebutnya.

Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi PMB, Dr Muhammad Ali Bakri: Alumni KPI...

Menurutnya, orang dipanggil bantu tetangga semua harus berfikir dan menilainya dengan materi, dulu orang tua kita kalau mau turun ke sawah, turun ke ladang kan tidak perlu keluarkan uang, bagaimana mereka kita bersatu padu melaksanakan kegiatan tersebut.

Anggota DPRD Bulukumba periode 2010 – 2015 ini menyayangkan hal tersebut bisa terjadi. 

“Sekarang bisa kita lihat, kalau tidak disiapkan uang untuk menggaji orang, jangan harap banyak orang datang, karena semua harus dinilai dengan materi,” kesalnya.

Baca Juga: Gelar Rapat Koordinasi PMB, Dr Muhammad Ali Bakri: Alumni KPI...

“Nah, inilah mungkin antara lain sampai pemerintah mulai dari pusat sampai di provinsi menggalakkan kegiatan seperti ini,” terangnya.

Ia berharap, mudah-mudahan dalam kegiatan ini kita serius, tukar pendapat, tukar pengalaman, karena saya yakin bapak dan ibu punya pengalaman yang sangat banyak terkait nilai nilai kebangsaan ini.

Bagikan