FEMME 2018

Ini sosok model kelas dunia yang tampil di FEMME dan CBFW 2018

Advina Ratnaningsih

Terkini.id, Makassar – Tidak terasa gelaran fashion terbesar di Timur Indonesia, The International Women’s Exhibition (FEMME) dan Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2018 telah berakhir 15 April 2018.

Berlangsung selama lima hari sejak 11 April 2018 di Four Points by Sheraton Makassar.

Dalam event mode tersebut, sedikitnya melibatkan 100 model profesional baik model Makassar, Surabaya maupun Jakarta bahkan kelas dunia. Siapa sangka, ternyata ada yang menarik pada gelaran FEMME dan CBFW tahun ini.

Sebab, ikut melibatkan sosok model kelas dunia yang melangkah di runway FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week 2018 yang berlangsung selama lima hari di Four Points by Sheraton Makassar.

Seperti apa sosoknya? sekarang saatnya kenali model yang satu ini yang telah 18 tahun menggeluti profesi sebagai model baik dalam negeri bahkan kelas dunia.

Nama lengkapnya adalah Advina Ratnaningsih. Seorang model wanita yang sukses diterima luas para pelaku dan pecinta fesyen tanah air bahkan dunia. Kesuksesannya di dunia modeling bukan tanpa proses. Vina memulai kariernya sebagai model saat menjadi finalis ajang pemilihan Wajah Femina pada tahun 2005.

Berawal dari iseng

Menurut gadis cantik yang suka bertraveling ini mengaku jatuh cinta terhadap dunia modeling awalnya iseng saja. Menurutnya, waktu mau masuk SMA kirimin formulir, hingga akhirnya lolos dan menjadi finalis, tapi karena orang tua yang pindah, jadi sempat vakum saat masih SMA.

Advina Ratnaningsih

“Kesempatan itu akhirnya datang kembali ketika tamat SMA dan melanjutkan studinya di Perguruan tinggi. Motivasi orang tua dan juga keinginan saya untuk bisa menjadi lebih mandiri,” ujar Vina saat ditemui terkini.id usai show.

Baca :Tyramona Toraja Ethnic diminati karena produk berkualitas dunia

Bagi Vina, menggeluti dunia modelling bukanlah profesi yang mudah dan dapat dipandang sebelah mata. Menjadi model profesional tentu mengantongi banyak syarat yang harus diketahui.

Tidak cuma cantik

Mulai dari tinggi badan, berat, wawasan atau keunikan sendiri. Di samping itu,  tidak hanya bermodal cantik saja melainkan menjadi seorang model harus memiliki dedikasi yang sangat tinggi.

Advina Ratnaningsih

“Tidak gampang mengatur waktu, menjaga badan, harus pintar dalam berpose, dan juga melihat situasi,” pungkas Vina.

Alumni Jurusan Filsafat, Universitas Indonesia ini diikat kontrak oleh agensi Adji Notonegoro dan mulai kenal dengan banyak desainer tanah air profesional kenamaan Indonesia untuk menjadi First Face Model maupun Finale Model di setiap show. Hal ini tentu ikut didukung oleh karakternya yang mewakili eksotisme kecantikan wanita Indonesia di tengah maraknya wajah-wajah Indonesia yang berjalan di atas runway tanah air.

“Aku dekat dengan kak Ivan Gunawan, karena kak Ivan yang ajari saya jalan di catwalk,” ucap wanita pemilik tinggi badan 178 ini.

Pengalaman pengagum aktor kenamaan Holywood Aston Kutcher dalam menaklukkan panggung runway peragaan busana para desiner kenamaan tanah air maupun luar negeri sudah tidak terhitung lagi. Selain tampil di runway ternyata sejumlah majalah mode tanah air pun banyak menawari dirinya untuk menjadi model cover majalah.

Anggota komunitas Langkah Anak Bangsa ini juga menceritakan pencapaian terbesarnya selama menjadi seorang model profesional.

Diakui Vina saat dirinya berhasil menembus pagelaran mode terbesar dunia yakni Milan Fashion Week tahun 2014 silam. Vina juga banyak tergabung dengan beberapa agency model seperti tahun 2012 tergabung di DAS Model Management di Milan, Italia, WYYN Models dan Fauve Model Management di Indonesia, Shaffer dan Roff International Model yang memiliki sejumlah cabang di Amerika, Eropa dan Asia.

Baca :Agnala, brand fashion berciri khas beads swarovski yang simpel dan elegan

Peduli Lingkungan

Walau Vina sibuk memperagakan berbagai jenis karya para desainer ternama baik dalam negeri maupun luar negeri, wanita berkulit eksotis ini ternyata punya kepedulian terhadap lingkungan. Ia bahkan tercatat pada sebuah komunitas bernama Langkah Anak Bangsa sebuah komunitas yang hadir untuk mempromosikan keindahan Indonesia di mata dunia.

Bukan itu saja, Ia juga bergabung di komunitas Cantik Itu Beragam, suatu komunitas yang mengampanyekan kesadaran bahwa semua wanita Indonesia sama cantik dan berharga.

Kartini di mata Vina

Saat ditanya soal bagaimana komentarnya terkait hari Kartini, Ia menanggapi dengan mengambil sisi kesetaraan yang diangkat oleh Kartini. Bagi Vina, Kartini adalah sosok perempuan modern, tidak ada pembeda antara laki-laki dan juga perempuan. Ia menambahkan untuk dunia modeling bahkan perempuan lebih banyak terlibat.

Advina Ratnaningsih

“Model perempuan itu lebih dilirik dibandingkan laki-laki, mungkin karena desainer-desainer memang kebanyakan menciptakan busana untuk perempuan dan juga perempuan-perempuan Indonesia memang memiliki kecantikan dan keunikan tersendiri,”ungkap wanita suka traveling ini.

Ia juga mengungkapkan bagaimana beratnya menjadi seorang model, sebab model itu tidaklah sama dengan apa yang dilihat diatas panggung.

“Dunia model kalau dilihat sama orang yang tidak paham mungkin menganggap dunia kita itu dunia yang gampang dan sangat glamour. Padahal kalau saya secara pribadi benar-benar mulai dari nol, pada awalnya berangkat kerja aja naik angkot ataupun bis umum,” kenangnya.

Baca :Koreografer FEMME ungkap beratnya menjadi model

Model cantik yang sudah pernah merasakan berjalan di atas catwalk Internasional ini juga menceritakan pengalaman tak terduga yang sempat Ia alami di atas panggung Catwalk.

“Saat itu kan pakai highheels yang ujungnya runcing, kebetulan di atas panggung ada sedikit celah di sela-sela panggung. Highheels yang saya pake kejepit yang membuat gaun yang saya kenakan itu sobek, itu benar-benarmembuatku merasa sangat bersalah. Untungnya desainernya gak terlalu mempermasalahkan,” ungkap Vina.

Setelah sekian tahun berkarir di bidang modeling. Siapa sangka kalau sosok Vina punya segudang pengalaman dan prestasi di beberapa bidang. Beberapa diantaranya seperti meraih penghargaan Best Model Award di tahun 2016. Lalu menjadi model Iklan Brand Kosmetik Sari Ayu di tahun 2015 lalu.

Terakhir, wanita single ini mengutarakan bahwa menjadi seorang model harus memiliki dedikasi yang sangat tinggi. “Tidak gampang mengatur waktu, menjaga badan, harus pintar dalam berpose, dan juga melihat situasi.” pungkas Vina.

Pengalaman di dunia model

1. Elite Model Look 1999 (Finalist)
2. Cover Girl Aneka Yess 2000 (finalist)
3. Fashion TV (Indonesia) Toad to p
Paris 2005 (Finalist)
3. Wajah Femina 2005 (Finalist)
4. 25 wajah Femina 2011 (25 Years Anniversary Femina)
5. Best Photogenic Asia Model Award 2011
6. Ikonography Kuningan City 2015
7. Sariayu Martha Tilaar Icon/Ambassador 2015
8. Fashion Week Icon 2015
9. Best Model Asia
10. Model Award 2015 (represent Indonesia in South Korea)
11. Model of the year elle awards 2016

PenulisSulpikar