STIK TM Sambut Orientasi Mahasiswa Baru Lewat Daring

STIK TM Sambut Orientasi Mahasiswa Baru Lewat Daring

Terkini.id, Makassar – Berbeda dengan sebelumnya, di masa pandemi Covid-19 sekarang ini orientasi mahasiswa baru berlangsung dari jarak jauh atau lewat daring (online). Setiap kampus punya cara masing-masing.

Seperti halnya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tamalatea Makassar (STIK TM) yang telah merampungkan kegiatan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (Pomab).

Kegiatan pengenalan tersebut diselenggarakan secara daring pada 24-25 September 2020.

“Proses pengenalan kampus terhadap mahasiswa baru berjalan dengan baik dan tentu dengan adanya bimbingan langsung dari dosen-dosen kampus sebagaimana selaras dengan visi STIK TM yaitu “Menjadi Sekolah Tinggi Profesional dan Unggul dalam Bidang Kesehatan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Indonesia 2026,” kata Ketua STIK TM Rahmawati, Minggu, 27 September 2020.

Rahmawati menyebut meski Pomab kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, namun hal itu dapat dimaklumi lantaran pandemi Covid-19. Di sisi lain, ia mengatakan kegiatan tersebut juga memiliki nilai tambahan.

Menarik untuk Anda:

“Ada nilai plus dari kegiatan daring tersebut ketika dibandingkan dengan kegiatan offline,” ungkapnya.

Sukirno Kasau, selaku salah satu pembicara dalam menyambut mahasiswa menyebut pengenalan secara daring merupakan instruksi langsung dari Kementrian Pendidikan RI.

“Dalam kegiatan ini karena pelaksanaannya secara daring, panitia dan peserta diberikan bantuan pulsa,” ungkapnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa tidak ada lagi senior yang boleh membentak mahasiswa baru. Saat ini, kata Rahmawati, hal tersebut sudah tak berlaku lagi. Semua mahasiswa mempunyai kedudukan yang sama.

Kegiatan Pomab diawali dengan pengukuhan Mahasiswa Baru ditandai dengan simbolik penyematan jas almamater oleh senat akademik STIK Tamalatea.

Selanjutnya pada Sabtu, 26 September 2020, Muhammad Tahir Saenong selaku narasumber kuliah umum disambut antusias oleh mahasiswa.

Tahir berbicara ihwal peningkatan mutu pelayanan Puskesmas melalui upaya promotif dan preventif. Kesimpulan hasil diskusi adalah kesehatan masyarakat memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diselenggarakan pada tahun 2014 dan Puskesmas ditetapkan menjadi provider BPJS. Sejak itu pula tenaga dan waktu staf Puskesmas tersita untuk melaksanakan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) bagi peserta BPJS, sedangkan kegiatan UKM (Upaya Kesehatan Masyarakat) terabaikan,” kata dia.

Padahal, banyak jenis pelayanan kesehatan dasar merupakan UKM, diselenggarakan di tengah masyarakat atau di luar gedung (Posyandu, pemberantasan vektor, sanitasi lingkungan, dan promosi kesehatan).

Beberapa tantangan pembangunan kesehatan yang terus meningkat, dengan ditandai adanya transisi demografi dan epidemiologi yaitu meningkatnya penyakit tidak menular.

Sementara, kata dia, beberapa penyakit menular belum teratasi dengan baik seperti tuberkulosis, malaria, HIV/AIDS, DBD, filariasis, diare, ISPA, dan kusta. Apalagi ini ditambahkan dengan kasus pandemi Covid-19.

“Pelayanan kesehatan dasar masih tetap relevan untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut,” ungkapnya.

Satu-satunya fasilitas pelayanan primer yang menyelenggarakan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan masyarakat (PKM) dan pelayanan kesehatan perorangan (PKP) adalah Puskesmas.

Direktur Pasca Tamalatea Eha Sumantri mengatakan, kampus percaya bahwa mahasiswa baru masuk ke STIK TM dengan berbagai latar belakang dan tujuan.

Salah satu dari tujuan mahasiswa mahasiswi baru tersebut mengarah kepada kesejahteraan kehidupan pribadi atau keluarga yang lebih baik di masa depan.

“Kegiatan ini akan memberikan manfaat untuk mahasiswa dalam membentuk karakter dan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk lebih mengenali STIK TM sebelum proses perkuliahan berlangsung,” kata dia.

Dengan terlaksananya kegiatan Pomab, Eha berharap mahasiswa dapat menjadi lebih berkembang dari segi pengetahuan, pengalaman, dan lebih berwawasan global serta menjadi generasi yang penuh prestasi.

“Harapan bersama, mahasiswa dapat bersaing secara sehat dalam setiap kegiatan kemahasiswaan,” pungkasnya.

Putri Islamia, Mahasiswa baru STIK Tamalatea mengungkapkan unek-uneknya setelah mengikuti penerimaan mahasiswa baru yang diadakan secara online.

“Setelah saya mengikuti penerimaan mahasiswa baru secara online, kesannya sangat luar biasa kita lebih banyak mendapatkan ilmu dari materi-materi yang diberikan,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tetap Produktif di Masa Pandemi, Ini yang Dilakukan Himatep FIP UNM

Perayaan Semarak Bulan Bahasa, Himaprodi PBSI UNM Bagi Masker dan Gelar Seminar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar