Sudah di kantor agama, pasangan dibawah umur ditolak menikah

Dua remaja dibawah umur di Kabupaten Bantaeng, SY (15 tahun) dan FA (14 tahun) batal menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng, Senin 16 April 2018 / Diva Alodia

Terkini.id, Bantaeng – Dua remaja dibawah umur di Kabupaten Bantaeng, SY (15 tahun) dan FA (14 tahun) yang viral karena mengajukan permohonan nikah dini tiba di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bantaeng, Senin 16 April 2018.

Keduanya berani menikah di KUA, setelah Pengadilan Agama memenangkan proses banding. Keduanya tidak tahan segera menikah dengan alasan takut tidur sendiri, setelah orang tuanya meninggal.

“Belum bisa menikah hari ini karena belum ada dispensasi dari Camat Bantaeng,” ujar SY kepada Makassar Terkini.

SY dan FA yang didampingi masing-masing keluarganya terlihat kecewa. Karena sejak pagi mereka telah mempersiapkan semua proses pernikahan. Pernikahan baru akan dilakukan KUA setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Camat Bantaeng.

Camat Bantaeng Chandra mengatakan belum memberikan dispensasi karena buru-buru dan hendak mendatangi pesta saat keduanya datang ke Kantor Camat.

Padahal diketahui proses pencatatan tidak boleh ditolak lagi setelah keduanya mengantongi dispensasi dari Pengadilan Agama Bantaeng.

“Kepala Kanwil Kementerian Agama mengatakan, bahwa kedua anak ini  baru boleh melakukan pernikahan setelah mengantongi dispensasi dari pengadilan agama dan juga dispensasi dari Kecamatan,” jelas Kepala Kanwil Agama Kabupaten Bantaeng Muhammad Yunus.

Baca :PPPA Bantaeng: pernikahan dini rawan kekerasan

SY dan FA telah mengikuti mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di Kantor KUA, Kecamatan Bantaeng. Agar proses pernikahan di KUA diterima.