Surat Ini Beredar, Pegawai BUMN Diduga Dikerahkan Ikut Kampanye Akbar Jokowi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah surat dengan kop Kementerian BUMN menjadi perbincangan di media sosial. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian BUMN, Imam Apriyanto Putro.

Surat tersebut berisi tentang ajakan aktivasi LinkAja untuk semua pegawai BUMN sebelum 13 April 2019.

Namun, di dalamnya berisi tentang ajakan untuk menghadiri puncak HUT BUMN pada 13 April 2019, bersamaan dengan kampanye akbar Jokowi-JK.

“Sebagai informasi, puncak HUT Kementerian BUMN dan BUMN Bersama direncanakan dihadiri sekitar 150.000 orang yang berasal dari Keluarga Besar Kementerian BUMN dan BUMN,” tulis surat tersebut.

Surat itu pun diduga menjadi cara Capres 01, Jokowi-Ma’ruf Amin menggalang massa pada 13 April mendatang.

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Andre Rosiade, menyampaikan dugaan adanya pengerahan karyawan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara untuk menghadiri kampanye akbar pasangan 01 Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Sabtu, 13 April 2019.

“Ada rumor pengerahan karyawan BUMN untuk kampanye 01 di GBK, ada dugaan mereka ini dipaksa,” kata Andre seperti dilansir dari tempo.

Menurut Andre, menurut informasi yang dia terima, para karyawan BUMN ini akan didata kehadirannya di GBK. Karyawan yang absen atau menolak hadir, kata dia, diancam akan dikenai sanksi keras.

Andre punya menyampaikan bahwa pengerahan ini ditengarai untuk memobilisasi massa agar berkumpul di lokasi kampanye akbar Jokowi-Ma’ruf.

Dia menduga bahwa mobilisasi itu dilakukan agar bisa menandingi kampanye akbar Prabowo di lokasi yang sama, Ahad, 7 April lalu yang diklaim dihadiri satu juta orang.

Selain itu, Andre melanjutkan, kubunya juga sudah mendapat informasi ihwal akan adanya pembagian sembako di kawasan GBK dalam rangka peluncuran aplikasi LinkAja.

LinkAja sendiri merupakan produk teknologi finansial hasil kerja sama perusahaan perbankan pelat merah.

Dengan adanya rumor tersebut, Andre pun meminta Menteri BUMN Rini Soemarno untuk memberikan klarifikasi secara terbuka.

Dokumen Surat

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief serta pendukung Prabowo Said Didu telah melontarkan informasi tersebut.

Andi mengunggah dua dokumen surat yang berkop Kementerian BUMN dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk. “BUMN itu jangan dibawa ke politik Pak Jokowi yang terhormat,” tulisnya, Senin, 8 April 2019.

Surat berkop Kementerian BUMN itu ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="147951" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini
Pilpres

Tugas TKD Jokowi-Ma’ruf Sulsel Resmi Berakhir

Terkini.id -- Tugas Tim Koalisi Daerah (TKD) Jokowi-Ma'Provinsi Sulawesi Selatan resmi berakhir, sejak, Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) ditetapkan sebagai pasangan presiden dan wakil presiden