Surat Edaran Beredar, Kesbampol Sulsel Sebut Staf Wagub Belum Paham Tata Laksana

Asmanto Baso Lewa

Terkini.id — Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa memberikan klarifikasi terkait beredarnya surat edaran gubernur yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Surat edaran tersebut berisikan tentang imbauan yang ditujukan kepada pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota Sulsel, terkait banyaknya bencana alam yang terjadi di Indonesia beberapa hari belakangan ini.

Surat Edaran Gubernur

Surat edaran tersebut beredar luas di media sosial sejak Rabu 10 Oktober 2018. Asmanto mengatakan bahwa surat edaran tersebut baru sebatas draf dan belum dapat diedarkan.

Hanya saja, staf wagub dinilai terlalu cepat menyimpulkan bahwa surat edaran tersebut sudah final karena telah ditangani oleh Andi Sudirman dan terjadi kelalaian dari staf wagub yang terlalu cepat diedarkan.

“Jadi yang beredar sekarang itu, sebenarnya terjadi mis di staf wagub. Ada adik-adik kita baru bertugas, belum paham tata laksana dengan baik. Karena di sana, mungkin semua orang baru,” jelas Asmanto, di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis 11 Oktober 2018.

Baca :Penjabat Gubernur Sulsel Sepakat Tidak Lakukan Lelang Jabatan

Lanjut dia, maksud dari tanda tangan Sudirman Sulaiman itu sesungguhnya untuk ditindaklanjuti ke Kesbangpol. Apalagi, dalam draft itu belum ada paraf dari Sekretaris Provinsi (Sekprob) Sulsel.

“Jadi saya kira besok kita akan terbitkan yang betul-betul sudah melalui proses dan memenuhi tata naskah yang ada,” ujarnya.

Olehnya itu, kejadian tersebut diharapkan bisa menjadi pelajaran. “Tentu saja ini proses pembelajaran pemerintahan tidak bisa satu dua hari. Karena ini menyangkut nama pimpinan,” pungkas Asmanto.