Survei Tertinggi, Istri Nurdin Abdullah Tetap Kampanyekan Prof Andalan

Liestiaty Fachruddin mensosialisasikan Prof Andalan di Kecamatan Tallo, Makassar, Senin 18 Juni 2018. /Nasruddin

Terkini.id — Dibalik kesuksesan suami ada peranan istri. Sukses Prof Nurdin Abdullah menjabat sebagai Bupati Bantaeng dua periode, juga tak lepas dari seorang wanita bernama, Liestiaty Fachruddin.

Wanita bersahaja ini adalah istri dari calon Gubernur Sulsel nomor urut 3, Prof Nurdin Abdullah yang bertarung di Pilgub Sulsel. Liestiaty Fachruddin juga tak tinggal diam.

Walau Survei Prof Andalan Tertinggi, wanita yang akrab disapa Bunda Lies ini, juga ikut turun gunung memperkenalkan nomor urut 3 pasangan Prof Andalan, Ia gencar bergerak sosialisasi bareng dengan tim dan sejumlah relawan Prof Andalan.

Seperti tampak pada Senin 18 Juni 2018, Liestiaty memilih bersosialisasi dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh perempuan, di Keluarahan Suangga Kecamatan Tallo Makassar.

“Walau Survei tertinggi kami tetap terus bergerak menemui undangan warga, Alhamdulillah minat masyarakat kepada bapak sangat tinggi,” kata Bunda Lies dihadapan ratusan warga.

Menarik untuk Anda:

Sosialisasi Prof Andalan yang dilakukan oleh Bunda Lies, bukan saat ini saja. Tetapi sudah berlangsung sejak beberapa bulan terakhir.

“Insya Allah jika Prof Andalan terpilih nanti, saya akan kembali kesini lagi untuk bagaimana kesejahteraan bagi kaum perempuan bisa diutamakan, khususnya bagi masyarakat disini,” tandasnya.

Dia menjelaskan, kerja nyata yang dilakukan oleh Prof Nurdin Abdullah selama memimpin di Bantaeng, bisa dilanjutkan untuk Sulawesi Selatan lima tahun kedepan.

“Kita sudah lihat hasilnya di Bantaeng dan masyarakat sudah merasakan, jadi mohon doata semua dan kita memilih Prof Andalan,” jelasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Bahas Renewable Energy di Sulsel, Alumni Teknik Unhas Angkatan ’98 Gelar Webinar

Brimob Polda Sulsel Patroli Imbau Warga Tidak Berkerumun

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar