Susuri Gua Salukang Kallang, Mahapati Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Mapala

Mahapati Makassar
Susuri Gua Salukang Kallang, Mahapati Makassar Siap Jadi Tuan Rumah Silatnas Mapala

Terkini.id, Maros – Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros, memiliki sejumlah lokasi yang dapat dikunjungi dan diteliti, salah satunya adalah Gua Salukang Kallang.

Gua yang berada di Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana ini termasuk salah satu gua terpanjang di Indonesia.

Meskipun Bantimurung memiliki gugusan karts dan juga wisata alam hutan, serta banyak gua, namun yang terbaik dari seluruh gua adalah Salukang Kallang.

Gua ini dijuluki sebagai surga bawah tanah oleh masyarakat setempat, yang di dalamnya banyak menyimpan keindahan.

Pekan lalu tepatnya pada tanggal 15-17 Agustus 2019, tim dari Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik ATI Makassar (Mahapati) menyusuri Gua Salukang Kallang. Tim berjumlah 10 orang dan 3 diantaranya adalah perempuan.

Kegiatan lapangan ini bertujuan untuk pemantapan Jalur Kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) Mapala se-Kementerian RI.

Mahapati Makassar dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Silatnas tersebut.

Ketua Umum Mahapati Makasar Candra Eka Sakti mengatakan bahwa Gua Salukang Kallang adalah gua yang akan menjadi tempat pelaksanaan ‘Kenal Medan’ di acara Silaturahmi Nasional Mapala se-Kementerian RI yang akan dihelat pada September 2019, mendatang.

“Kami memilih Gua Salukang Kallang untuk pertemuan kenal medan organisasi pecinta alam yang di bawah naungan Kementerian Perindustrian RI, karena gua ini penuh dengan keindahan yang akan kami teliti isinya bersama teman-teman Mapala dan akan menjadi acuan kami untuk mengembang kan ilmu pengetahuan baru” ujar Candra kepada Media, Kamis, 29 Agustus 2019.

Sementara itu, Rahmat Yusuf selaku Steering Commite dalam kegiatan Silatnas juga ikut turun langsung juga dan menjadi pemimpin tim dalam penelusuran Gua Salukang Kallang bersama beberapa anggota diantaranya, Alvian sebagai Korlap, Alex, David, Wwahyu, Amar yang ikut serta melihat keadaangGua, dan 3 perempuan Misramuis, Nining, dan Riri.

“Kegiatan survei ini sudah ketiga kalinya dilakukan pihak Mahapati dengan menembus perjalanan dari K1, K2, K3 sampai K4,” ujarnya.

“Tim Mahapati memulai perjalanan pada Sabtu hingga keluar dari dalam Gua pada Minggu. Perjalanan cukup panjang sebab didalam gua kami tidak hanya berjalan terus namun kami juga melihat bebrapa ornament dan beberapa tempat untuk menjadi tempat kegiatan penelitian bersama,” lanjutnya.

Sepanjang penelusuran, kata Rahmat, pihaknya juga membersihkan beberapa jalur gua yang dipenuhi dengan beberapa sisa ranting-ranting kayu.

Citizen Reporter: Misra Muis

Komentar

Rekomendasi

Dr. Syaifuddin: makin banyak karya ilmiah yang dihasilkan, maka makin tinggi juga kompetensi diri dan berdampak pada reputasi institusi

Lewat Inaugurasi, Fakultas Kedokteran Unhas Lantik Anggota Baru KEMA FK UH

Mapala STIK Tamalatea Makassar Hadirkan Pakar Ulas Masalah Kesehatan Lingkungan

Lurah Tamanroya Jeneponto Apresiasi Seminar Jurnalistik yang Digelar Mahasiswa KKN UMI

Peduli Lingkungan Sekitar Kampus, Fakultas Teknik Unhas Pelopori Gerakan ‘Green Campus’

Aparatur Desa Boddie Pangkep Apresiasi Program Kerja Mahasiswa KKN UMMA

Gandeng YCCC, FKG Unhas Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Luwuk Banggai

Dr. Syaifuddin: Mentan SYL selalu membawa pesan terbaiknya untuk mahasiswa, jadikan motivasi

FKG Unhas Teken MoU dengan Pemkot Tarakan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar