Syarif Akui Sebar Hoaks 110 Juta e-KTP China demi Dongkrak Subscriber Youtube

Terkini.id, Bandung – Cuma untuk mendongkrak jumlah subscribe YouTube miliknya, Syarifudin bin Muhrozi mengunggah konten video hoaks soal 110 juta KTP-el palsu buatan China di akun youtube miliknya.

Warga Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,
Kasus tersebut sebelumnya ditangkap polisi dan kini sedang dalam persidangan.

Syarif didakwa telah membuat keonaran. Pria tersebut tersebut menyesali perbuatannya.

Dalam surat dakwaannya, Syarifudin sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Dia pun didakwa Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Pada awalnya, Syarifudin membuka Facebook miliknya dengan nama akun BSFC Zaim Oodua.

Dia menemukan tayangan video perihal adanya penangkapan pembuat KTP palsu oleh TNI.

Syarifudin kemudian mengunduh dan mengunggah video berdurasi 2 menit 25 detik tersebut ke akun YouTube miliknya.

Video tersebut berjudul: ‘110 Juta e-KTP Dibikin Warga Cina siap kalahkan Prabowo DI TANGKAP TNI kemana POLRI YA’.

Sidang kasus ini sudah berlangsung di PN Bale Bandung. Pada Rabu 21 Agustus 2019, dijawakan pemeriksaan saksi, namun sidang perkara tersebut ditunda lantaran saksi berhalangan hadir.

Dilansir dari detikcom, terdakwa Syarifudin mengaku menyesal telah menyebarkan video tersebut.

“Nyesal banget. Kalau tahu itu hoaks, nggak akan saya share,” kata Syarifudin saat digiring keluar dari ruangan sidang PN Bale Bandung.

Dia mengakui channel YouTube yang dibuatnya itu bertujuan untuk mendapatkan banyak subscriber.
Akun YouTube Syarifudin telah memiliki 46.793 subscriber dan telah mem-posting 900-an video. Meski begitu, tersangka belum pernah mendapat honor.

“Iya, tapi baru belajar. Belum dapat uang. Video itu saya dapat dari Facebook,” ucap Syarifudin singkat.

Syarifudin ditangkap Tim Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa, 20 November 2018.
Dalam kasus ini, polisi menyita sejumlah peralatan yang digunakan tersangka untuk mem-posting hoaks, antara lain akun-akun media sosial sebagai alat bukti.

Komentar

Rekomendasi

Diperiksa KPK, Ini Pembelaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto soal Harun Masiku

Biadab, Pemuda Ini Tega Bunuh Ibu Kandungnya dan Bakar Rumah

Dituding Sebar Berita Bohong Soal PBB, Petinggi Sunda Empire Dilapor ke Polisi

Bareng TP PKK Majene, FKG Unhas Peringati HUT ke-70 PDGI

Beredar Video Call Mesum Diduga Oknum Kades dengan Seorang Perempuan

Videonya Viral, Pria yang Onani di Atas Motor Depan Bocah Perempuan Ditangkap

Keluarkan Fatwa, PP Muhammadiyah Sebut Vape Haram

Danramil 1408-03/Wajo Pimpin Apel Pemantauan dan Pengamanan Sejumlah Klenteng

Mahasiswa UNIFA Makassar Gelar Kampanye Makanan Bergizi

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar