Tak Ada Penghapusan Honorer, Justru Pengalihan Status Pegawai

Penjabat Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb

Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar, M Iqbal Samad Suhaeb menyebutkan tak ada penghapusan honorer di lingkup pemerintah kota. Ia menegaskan yang ada justru pengalihan status pegawai.

Hal itu merujuk pada Undang-Undang No.5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Aturan tersebut, kata dia, hanya mengenal dua jenis pegawai, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kita tidak pernah rencana untuk menghapus honorer. Jadi Undang-Undang tentang ASN, ASN itu terbagi dua, ada PNS, ada namanya pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” ujar Iqbal, Selasa, 28 Januari 2020.

Menurut Iqbal, pengalihan status pegawai honorer yang dia maksud yakni, menaikkan status pegawai dari honorer menjadi pegawai (PPPK) atau mengalihkan pegawai ke pihak ketiga sebagai alih daya atau outsourcing.

“Nah inilah yang tadinya honorer, yang memenuhi syarat akan ditetapkan menjadi PPPK. Yang tidak memenuhi syarat, misalnya tenaga kebersihan, tenaga pengamanan itu kita pihak ketigakan,” terang Iqbal.

Ia pun membantah isu yang beredar ihwal sikap pemerintah kota yang bakal menghapus pegawai honorer.

“Jadi tidak ada istilah penghapusan sebenarnya, tapi statusnya itu yang beralih. Ada yang ditingkatkan menjadi PPPK, ada yang dipihakketigakan,” bebernya.

Iqbal pun menegaskan bahwa hanya pegawai yang memiliki kompetensi yang dapat diangkat menjadi PPPK.

Komentar

Rekomendasi

Bantuan Terus Berdatangan di Posko Induk Covid-19 Makassar

Kabar Duka, Satu Pegawai Pemkot Makassar Meninggal Dunia Usai PDP Corona

Dekan FTI UMI Minta Pemkot Berdayakan Pelaku UMKM Produksi Masker

Lawan Corona, PMI Semprot Disinfektan Ribuan Lokasi di Makassar

PMI Makassar: Kerja Gugus Tugas Covid-19 Tak Ada Artinya Jika Warga Tetap Keluar Rumah

Dampak Covid-19, Dispar Makassar Perpanjang Penutupan Sementara Industri Pariwisata

PMI: Stok Darah di Makassar Hanya Cukup 7-8 Hari

Deng Ical: Stok Darah di Makassar Hanya Cukup 7-8 Hari

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar