Tak Punya Kantor dan Staf, Pengelola Kanrerong Kewalahan Urus Pedagang

Kepala UPTD Kanrerong ri Karebosi Muhammad Said
Kepala UPTD Kanrerong ri Karebosi Muhammad Said

Terkini.id, Makassar – Kepala UPT Pusat Pelayanan Usaha Terpadu Kota Makassar, Muh Said mengaku kewalahan saat menjalankan tugas sebagai pengelola di Kanrerong.

Hal itu karena pihaknya tidak memiliki kantor dan staf sekaligus.

“Sedangkan di sini (Kanrerong) ada pedagang yang mau kita atur,” kata dia kepada terkini.id, Jumat, 20 September 2019.

Said menerangkan, dirinya bertugas mengawasi pedagang agar bisa menjual sesuai dengan aturan Wali Kota Makassar.

Untuk itu, Ia mengaku membutuhkan kantor dan staf untuk membantu dirinya dalam melakukan pengelolaan di Kanrerong.

“Secara teknis bisa terbantu, bila tiba-tiba bila dibutuhkan masalah data atau hal lain bisa langsung siap,” kata dia.

Kendati demikian, ia mengatakan bila saat ini pimpinan minta data pedagang di Kanrerong dirinya tetap mampu. Hanya saja, kata dia, membutuhkan proses yang agak lama.

“Kalau pimpinan minta data yang menjual dan tidak menjual, tidak mau kalau besok atau lusa, harus langsung saat itu juga,” ungkapnya.

Menurutnya, pendataan pedagang ihwal identitas menjadi penting lantaran relokasi di Kanrerong bukan berdasarkan KTP namun berdasarkan tempat berjualan.

“Karena sekarang ini belum ada data yang akurat,” paparnya.

Ia juga menerangkan bahwa yang berjualan di Kanrerong datang dari berbagai daerah, antara lain, berasal dari Jeneponto, Takalar, dan daerah lain. Ia mengatakan bukan semata-mata warga Kota Makassar.

Said pun menegaskan bahwa seyogyanya pengelola Kanrerong memiliki kantor namun saat ini digunakan PKK Kota Makassar yang berlokasi pada jalan masuk di Kanrerong.

“Padahal secara aturan yang memiliki itu pengelola Kanrerong,” ungkapnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini