Tak Sanggup Evakuasi Korban Tenggelam, BPBD Jeneponto: Fasilitas Belum Memadai

Basarnas Bantaeng melakukan pencarian korban tenggelam di perairan pantai Karsut Desa Kampala Kecamatan Arungkeke Kabupaten Jeneponto.(terkini.id/Syarief)

Terkini.id, Jeneponto – Keluarga Korban tenggelam di laut di Kecamatan Arungkeke Jeneponto memprotes kinerja BPBD Jeneponto.

Hal itu lantaran tim SAR BPBD tidak tanggap melakukan penangangan terhadap seorang warga Desa Kampala Kecamatan Arungkeke yang tenggelam di laut.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana BPBD Jeneponto, Anwaruddin, Mengatakan, BPBD Jeneponto belum mampu menangani korban tenggelam di laut.

“BPBD Jeneponto belum mampu melakukan penanganan untuk penyelematan terhadap korban tenggelam di laut,” kata Anwaruddin kepada awak media yang dikonfirmasi lewat telepon Whatsappnya, Sabtu, 25 Januari 2020, sore

Anwaruddin mengungkapkan hal itu dengan alasan BPBD Jeneponto belum memiliki alat yang memadai dalam melakukan penyelamatan korban tenggelam di laut.

Menarik untuk Anda:

“Hal itulah yang membuat  BPBD Jeneponto selalu meminta bantuan kepada Basarnas Bantaeng jika terjadi di laut, karena peralatan lengkap,” jelas Anwaruddin.

Dia juga mengakui, BPBD Jeneponto belum mempunyai personil yang terlatih dalam untuk melakukan pencarian  korban tenggelam di laut.

“Belum ada tenaga yang terlatih, belum punya penyelam, jadi BPBD Jeneponto belum tanggap menangani atau melakukan pencarian korban tenggelam di laut,” ujarnya

Sementara, Basarnas Bantaeng belum berhasil menemukan Sina (35) yang tenggelam saat melaut untuk memperbaiki jaring rumput lautnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Gugatan Ketua DPRD Jeneponto Salmawati Ditolak Hakim PTUN Makassar

Sambut HUT ke-75 TNI, Kodim 1425 Jeneponto Gelar Bakti Sosial Donor Darah

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar