Makassar Terkini
Masuk

Tak Sekadar Jalan, Uni Emirat Arab Bangun Masjid Joko Widodo

Terkini.id, Jakarta – Tak hanya diabadikan sebagai nama Jalan di Abu Dhabi, tapi kini Presiden Joko Widodo akan dibangunkan sebuah masjid.

Masjid Joko Widodo itu akan berdiri di atas tanah seluas lebih-kurang 3.766 meter persegi dengan kapasitas 2.500-3.000 orang.

Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis, mengatakan bahwa masjid tersebut awalnya merupakan sebuah masjid kecil yang kemudian dibongkar lalu dibuat bangunan Masjid Presiden Joko Widodo

Dalam rencana awalnya, masjid tersebut akan dibangun dengan kapasitas 1.000-1.200 orang jamaah.

“Tapi diubah lagi oleh Syekh Mohammed Bin Zayed menjadi sekitar 2.500-3.000 orang. Jadi lebih besar lagi masjidnya dan mewah,” ungkap Husin, dikutip dari detik.com, Sabtu 6 November 2021.

Pembangunan masjid yang dibangun dengan pendanaan dari pihak Uni Emirat Arab itu akan dimulai November 2021 dan ditargetkan selesai pada Februari 2023.

Tak jauh dari Masjid Joko Widodo, juga tengah dibangun gedung Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang baru.

Husin menyampaikan jika saat ini pembangunan KBRI sudah mencapai hampir 35 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Agustus tahun 2022.

“Setelah selesai di proyeknya, diisi dalamnya, nanti target kita Oktober sudah bisa pindah ke sana,” tuturnya.

Gedung KBRI baru tersebut nantinya akan terbagi menjadi tiga tempat, di sebelah kiri untuk pelayanan (pengurusan visa, paspor, dan sebagainya), di tengah kantor KBRI, dan di sebelah kanannya rumah Duta Besar.

Husin berharap hubungan mesra Indonesia dengan UEA yang terjalin saat ini dapat dimanfaatkan dan diimplementasikan dengan baik oleh seluruh pelaku usaha Tanah Air. 

Ia juga berharap kerja sama antara kedua negara tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang lain seperti pendidikan dengan pemberian beasiswa, pengiriman imam, dan sebagainya.

“Misalnya nanti kita kirim imam, kita akan kirim nanti beasiswa, tidak di bidang ekonomi saja. Nah, ini kalau bisa lebih banyak lagi, bagus,” pungkasnya.