Tak Terima Suaranya Dinyatakan Batal, Oknum Caleg di Jeneponto Pukul Ketua KPPS

Pemukulan Caleg
Ilustrasi pemukulan. (foto: liputan6.com)

Terkini.id, Jeneponto – Seorang oknum caleg di Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga menganiaya Ketua KPPS, Baharuddin Effendi, lantaran tak terima dengan penghitungan suara yang dilakukan KPPS.

Oknum caleg tersebut menganiaya korban karena tak terima saat penghitungan suara, ada suara pemilihnya yang dinyatakan batal atau tidak sah. Kejadian itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

“Korban saat itu diminta datang ke Kelurahan Empoang. Sesampainya di lokasi, korban ditarik sejumlah orang ke salah satu ruangan di Kantor Lurah. Setelah masuk, korban langsung dipukul oleh beberapa orang,” kata Dicky lewat keterangan tertulisnya kepada media, Sabtu 20 April 2019.

Korban saat kejadian berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke ruangan lainnya. Sementara para pelaku yang menganiaya dirinya melarikan diri dengan menggunakan mobil.

Pelaku diduga seorang Caleg

Caleg
Ketua KPPS, Baharuddin Effend. (foto: kumparan.com)

Pelaku penganiayaan, kata korban, adalah seorang caleg. Pelaku diduga tak terima ada perbaikan data saat pemungutan suara. Saat itu suara caleg tersebut ada yang tidak sah.

“Akibat penganiayaan korban mengalami luka memar pada bagian mata, muka, dan kepala,” ujar Dicky.

“Setelah melakukan penganiayaan, pelaku naik mobil yang diduga milik kepala Desa Tanjonga. Pelaku berinisial R diduga merupakan caleg dari Partai Gerindra,” sambungnya.

Hingga berita ini diturunkan, oknum caleg yang menganiaya korban masih dalam pengejaran polisi. Sementara korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Komentar
Terkini