Tampak Religius di Medsos, Penghina Jokowi Ali Baharsyah Koleksi Puluhan Film Porno

Ali Baharsyah
Penghina Jokowi Ali Baharsyah ditangkap. (Foto: JPNN)

Terkini.id, Jakarta – Tersangka penghina Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ali Baharsyah, tak hanya dijerat pasal tentang ujaran kebencian dan SARA. Polisi juga menjerat pelaku dengan pasal tentang Pornografi.

Hal itu lantaran dari ponsel pelaku, ditemukan koleksi puluhan video mesum yang mengandung unsur Pornografi.

Di media sosial, Ali terlihat sebagai sosok yang religius dan mengerti ajaran agama serta sering menyebarkan paham khilafah. Namun, di dalam ponselnya ada film porno.

“Ketika kami periksa, ada puluhan file video yang mengandung unsur pornografi di telepon genggamnya,” ujar Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Himawan Bayu Aji seperti dikutip dari JPNN, Senin 6 April 2020

Karena itu, Ali yang ditangkap atas dugaan menghina Presiden Jokowi juga dijerat dengan pasal berlapis. Konsekuensi hukumannya pun lebih berat.

Baca juga:

“Kami kenakan pasal berlapis. Selain melakukan ujaran kebencian atau penghinaan di media sosial, pelaku juga melanggar UU pornografi,” kata Himawan.

Himawan menyebut Ali bukan kali ini saja menghina Presiden Jokowi, namun juga saat sebelum Pilpres 2019 atau sejak 2018.

“Dia ini pemain lama,” ujar mantan Kapolresta Sidoarjo ini.

Pelaku, kata Himawan, telah dipantau kepolisian sejak 2018. Saat itu, tersangka kerap membuat video berbau SARA dan menghina pejabat negara.

“Tersangka telah dilaporkan dan dimonitoring sejak 2018 berkaitan postingan dan videonya secara viralisasi. Dimonitoring terus hingga 2019, masih melakukan kegiatan,” ujar Himawan.

“Pada 2019 dibuat laporan oleh penyidik, (Kemudian) ada laporan di Polda Jawa Barat. (lalu) 2020 pada April dilaporkan seseorang ke Bareskrim,” lanjutnya.

Himawan menuturkan, tersangka sangat gencar membuat video berkaitan ujaran kebencian dan hoaks. Usai video dibuat di kediamannya, tersangka akan memviralkan di akun media sosialnya.

“Pemilik akun Ali Baharsyah 007, Instagram, Facebook, dan Youtube. Ditangkap juga 3 rekannya,“ terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Ali Baharsyah dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Bareskrim Polri pada Rabu, 1 April 2020, lalu.

Ia dilaporkan atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian dan hoax soal kebijakan darurat sipil dalam penanganan Covid-19.

Terkait laporan tersebut, pihak Bareskrim Polri akhirnya menindaklanjuti laporan itu dengan menangkap Ali Baharsyah pada Sabtu, 4 April 2020.

Adapun video Ali Baharsyah yang beredar viral di media sosial terkait penghinaan terhadap Jokowi diberi teks #Go Block Dah.

Komentar

Rekomendasi

New Normal, Menag Segera Umumkan Aturan Ibadah di Masjid

Bayi 36 Hari Sembuh dari Covid-19 Disambut Meriah Para Tim Medis

Tak Mau Anak Jadi Korban, Petisi Tolak Aktivitas Belajar di Sekolah Juli 2020 Muncul

Pria Ini Diramalkan Tawaf Sendirian di Kabah 20 Tahun Lalu, Kini Jadi Kenyataan

Pesan Imam Besar Istiqlal untuk Jemaah Jika Masjid Dibuka saat New Normal

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar