Tampilkan Gambar Nabi Muhammad, Sekolah Inggris ini Tuai Kecaman Orang Tua Murid

Terkini.id, Jakarta – Sejumlah orang tua murid Muslim mengecam sekolah di Inggris tempat anak-anak mereka bersekolah hingga menolak untuk kembali menyekolahkan para buah hati mereka. 

Rupanya itu karena seeorang guru secara keliru telah menampilkan gambar Nabi Muhammad di sebuah majelis. 

Para ulama di Inggris pun sekarang dikabarkan menyerukan ketenangan setelah insiden yang terjadi di Sekolah Junior Hunter’s Bar, di Sheffield, Inggris tersebut. 

Baca Juga: Kembali Hina Nabi Muhammad, Paul Zhang: Dia Pasti Masuk Neraka

Dilansir terkini.id dari Pikiran Rakyat bersumber Express, Staff sekolah bahkan diketahui telah menyampaikan permintaan maaf kepada para orang tua siswa Muslim terkait insiden yang dilakukan oleh seorang oknum guru.

Namun, salah satu orang tua murid, Atif Mohammed, yang telanjur sangat marah telah menolak permintaan maaf itu dan menuntut wakil kepala yang diyakini secara tidak sengaja menampilkan gambar Nabi Muhammad untuk mundur.

Baca Juga: Singgung Nabi Muhammad, Tengku Zul: Dari Al Amin Berubah Jadi...

Pihak sekolah lantas mengatakan bahwa guru bersangkutan telah mengakui kesalahannya dan mengaku malu atas apa yang telah ia lakukan.

Seperti diketahui, Islam melarang semua jenis penggambaran terhadap Nabi Muhammad dan Nabi lainnya karena dianggap mendorong penyembahan berhala serta dipandang sebagai penghinaan terhadap agama.

Adapun gambar Nabi Muhammad yang menjadi polemik tersebut ditampilkan dalam presentasi merayakan prestasi anak-anak selama bulan suci Ramadhan.

Baca Juga: Pendakwah Yahya Waloni: Nabi Muhammad Tidak Ajarkan Salat, Saya Buktikan...

Itu terjadi lebih dari sebulan setelah sebuah sekolah di Batley, West Yorks, melihat ratusan pengunjuk rasa berkemah di luar setelah seorang guru menunjukkan kartun yang mengejek Nabi Muhammad.

Kini para ulama Inggris meminta orang tua untuk menerima permintaan maaf yang dibuat oleh pihak sekolah setelah melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.

Kendati demikian, Atif Mohammed berkeras mengatakan anak-anaknya tidak akan bersekolah sampai masalah tersebut diselesaikan.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa orang tua lain akan bergabung dengan pemogokan.

“Saya tidak akan membiarkan anak-anak saya ke sekolah sampai masalah ini diselesaikan,” katanya, dikutip terkini.id dari Pikiran Rakyat melansir Express pada Sabtu, 8 Mei 2021.

“Saya percaya kesadaran perlu ada di luar sana agar hal itu terjadi. Jika tidak, maka akan disingkirkan lagi.”

Turun tangan, Federasi Masjid Inggris juga telah meminta para orang tua murid untuk menerima permintaan maaf yang dibuat oleh pihak Sekolah Menengah Pertama itu. 

“Pihak sekolah dengan tulus telah meminta maaf dan menerima kesalahan yang mereka buat. Mereka juga telah mengumumkan penyelidikan independen. Mereka meminta bantuan untuk memperbaiki kesalahan tersebut,” ujarnya. 

“Oleh karena itu adalah tugas kami untuk membimbing mereka ke arah yang benar dan mencerahkan mereka dengan ajaran Islam. Kami meminta Anda untuk menerima permintaan maaf dan membiarkan mereka menyelesaikannya.”

Bagikan