Tanpa Pencahayaan Listrik, Wagub Sulsel Tinjau Lutra di Tengah Banjir dan Jalanan Berlumpur

Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman saat berkunjung ke lokasi banjir bandang di Luwu Utara.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Di tengah kondisi jalanan berlumpur, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Selasa 14 Juli 2020.

Rombongan Wagub Sulsel tiba pada malam hari. Sementara listrik masih putus, sehingga pencahayaan hanya mengandalkan dari pencahayaan ponsel.

Andi Sudirman Sulaiman didampingi oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani; ketua DPRD Lutra, Basir; dan Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak.

Ketua DPRD Luwu Utara, Basir menyampaikan kondisi terkini di Lutra. Ia mengaku, bahwa masih dilakukan proses pencarian warga yang belum ditemukan.

Tiba di Luwu Utara, Wagub Sulsel berkunjung di Desa Radda, Kecamatan Baebunta yang menjadi salah satu lokasi terdampak parah. Wilayah ini masih tergenang air.

Menarik untuk Anda:

Kemudian, Andi Sudirman melanjutkan kunjungan di Posko Pengungsian Desa Meli, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.

Ia pun berjalan di tengah jalanan yang berlumpur. Sesampainya di Posko Pengungsian, ia bertemu masyarakat yang mengungsi.

Di Pengungsian, Andi Sudirman berbincang sambil memberikan semangat kepada masyarakat. Ia pun menghimbau masyarakat untuk waspada yang bisa saja timbulnya banjir susulan.

“Sabarki semua, Insya Allah semoga musibah ini segera berlalu. Tetap di lokasi pengungsian dan sementara waktu jauhi lokasi yang masih rawan,” ujar Andi Sudirman.

Untuk diketahui, lima kecamatan dan puluhan desa/kelurahan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, diterjang banjir, Senin-Selasa 13-14 Juli 2020.

Lima kecamatan itu adalah Kecamatan Masamba, Kecamatan Baebunta, Kecamatan Baebunta Selatan, Kecamatan Malangke, dan Kecamatan Malangke Barat.

Khusus di Kecamatan Masamba dan Kecamatan Baebunta Selatan, wilayah itu diterjang banjir bandang. Tepatnya di Kelurahan Bone dan Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba serta Desa Radda, Kecamatan Baebunta.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kritik Rencana Pemerintah Buru Harta Karun, Tengku Zulkarnain: Mundur ke Zaman Dinasti Ming

Begini Kondisi Warga NU di Beirut Lebanon Pasca Ledakan Dahsyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar