Teknologi Beby Rong Akan Tekan Inflasi di Makassar

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Sri Sulsilawati
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar Sri Sulsilawati

Terkini.id, Makassar – Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar memperkenalkan inovasi Beby Rong. Akronim dari Beli Bayar Produksi Petani Lorong.

Aplikasi ini bagian proyek peningkatan program ketahanan pangan. Tujuan Beby Rong untuk menyempurnakan pembinaan-pembinaan kepada kelompok tani lorong Kota Makassar.

“Beby Rong akan berkontribusi menekan inflasi,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, 6 Oktober 2018.

Konten didalam Beby Rong nantinya, lanjut Sri, berorientasi untuk memperkuat aspek pemasaran terhadap hasil panen atau bercocok tanam di pekarangan rumah warga.

“Jadi kita mengajak masyarakat untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi rumah tangganya tetapi sudah pada aspek bagaimana kelebihan dari yang dikomsumsi itu bisa menambah pendapatan keluarga,” kata mantan Camat Panakkukang ini.

Menarik untuk Anda:

jumlah petani lorong di Makassar berkisar 800 orang. Tersebar di 700 lorong.

Pertanian lorong merupakan upaya penguatan ketahanan pangan. Rencananya 7.520 lorong di Makassar akan dikembangkan menjadi solusi sumber pangan.

Makasar bukan area pertanian. Tapi pelibatan masyarakat di lorong. Mengubah pola pikir untuk memmanfataakan lahan, mampu menghasilkan berbagai macam sayuran dan buah-buahan dari lorong. “Ini prestasi luar biasa dari warga Makassar,” kata Sri.

Data Bank Indonesia, Kota Makassar menyumbang 70 persen inflasi di Sulawesi Selatan. Jika inflasi Makassar bisa diatasi, maka Sulawesi Selatan bisa dikendalikan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tokoh Pemuda Kelurahan Bakung Percayakan Danny-Fatma Pimpin Makassar

Siapkan 2500 Spesimen, Dinkes Makassar Kembali Tes Usap 9 Kecamatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar