Temuan terbaru MH370: pilot sengaja jatuhkan pesawat untuk misi pembunuhan

Pesawat MH370
Pesawat MH370

Terkini.id – Hasil pemeriksaan terbaru terhadap peristiwa hilangnya pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, empat tahun silam, menemukan fakta mencengangkan!

Dari hasil pemeriksaan atas rute terakhir yang dilalui pesawat, para pakar penerbangan global menyimpulkan bahwa pilot Kapten Zaharie Amad Shah sengaja menjatuhkan MH370 yang dia kemudikan.

Hasil pemeriksaan ulang bakal menjadi menjadi jawaban baru atas misteri hilangnya pesawat yang membawa 239 orang tersebut.

Dilansir dar i news.com.au, pada program Australia, 60 Minutes, Minggu 13 Mei malam, instruktur dan pilot senior Boeing 777, Simon Hardy, menyebut, pilot Zaharie menjalankan sebuah misi pembunuhan-bunuh diri atau murder-suicide.

Pilot Zaharie diyakini secara sengaja menerbangkan pesawat jenis Boeing 777-200ER itu, membawa pesawat mengudara di atas wilayah Penang (Malaysia).

Dikeahui, Wilayah Penang merupakan kampung halaman pilot Zaharie. Diduga Zaharie ingin menengok kampung halamannya sebelum membawa kapal itu menghilang.

Itu diketahui setelah dari Penang, pilot Zaharie mengemudikan pesawat ke Samudra Hindia bagian selatan, sebuah lokasi yang mustahil ditemukan.

Hardy mengaku, dirinya mendapat temuan meyakinkan setelah merekonstruksi rute penerbangan yang ditempuh pilot Zaharie dari radar militer.

Hardy menyebut, Zaharie sengaja terbang di sepanjang perbatasan Malaysia dan Thailand agar tak terdeteksi oleh radar militer. Rupanya, MH370 terdeteksi terbang keluar masuk di wilayah udara Malaysia dan Thailand.

Transmitter responder disebutkan, MH370 tiba-tiba mati saat pesawat terbang di sepanjang perbatasan.

“Saat pesawat terbang melintasi Thailand dan Malaysia, pesawat menyusuri perbatasan, yang berkelok-kelok di bawah perbatasan, artinya pesawat masuk dan keluar dari dua negara itu,” terangnya.

Dengan taktik “keluar masuk” yurisdiksi kedua negara itu, menara kontrol kedua negara tidak terusik. Kareng begitu terdeteksi masuk, beberapa saat kemudian keluar lagi.

Hardy meyakini manuver MH370 sebelum menghilang jelas sangat disengaja.

“Jika Anda menugaskan kepada saya untuk melakukan operasi dan berusaha membuat (Boeing) 777 menghilang, saya tentu akan melakukan hal yang sama. Sejauh yang saya ketahui, pesawat terbang sangat akurat dan saya pikir itu berhasil, karena kita tahu, faktanya, bahwa militer tidak datang dan mencegat pesawat itu,” imbuhnya.

Zaharie lihat kampung halamannya

Misteri lainnya juga terpecahkan, yakni rute penerbangan yang menyimpang jauh dari rute seharusnya, dan mengapa pesawat sempat ‘menukikkan salah satu sayap’ di atas wilayah Penang sebelum berputar tajam dan mengarah ke selatan selama 6 jam lalu menghilang.

Hardy menduga, pilot Zaharie melakukan itu agar bisa melihat kampung halamannya untuk terakhir kali.

Pakar penerbangan lainnya, Larry Vance, mantan penyidik senior Badan Keselamatan Transportasi Kanada. Vance mengaku yakin pilot MH370 ‘membunuh dirinya sendiri’ dan membawa pesawat ke lokasi paling terpencil agar ‘menghilang’.

Temuan ini menguatkan pernyataan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull yang disampaikan secara tak diduga pada tahun 2016.

Saat itu, Turnbull menyebut ‘kemungkinan besar pilot pesawat merencanakan peristiwa mengejutkan ini’. Sedangkan pengacara yang mewakili 9 korban MH370 dan MH17, John Dawson, baru-baru ini menuturkan kepada News Corp Australia bahwa bukti-bukti mengarah pada salah satu awak pesawat yang bertanggung jawab atas tragedi ini.

“Pesawat mungkin mengalami pengurangan tekanan, orang-orang tewas akibat sesak napas, ini pembunuhan yang direncanakan. Ini sungguh direncanakan. Jenazah korban tidak pernah ditemukan,” sebutnya.

Namun terlepas dari berbagai analisis, motif pilot Zaharie bunuh diri dan menewaskan 239 orang lainnya belum diketahui.

Upaya pencarian MH370 yang sempat dihentikan, kembali dilanjutkan sejak Januari tahun ini. Upaya pencarian ini dijadwalkan akan diakhiri pada pertengahan Juni mendatang. Pemerintah Malaysia sendiri masih bungkam soal dugaan keterlibatan pilot Zaharie.