Terancam Hukuman Mati, Pelaku Pembunuh Calon Pendeta Mengaku Jatuh Cinta ke Korban

Terkini.id, Palembang – Dua pelaku pembunuhan calon pendeta MZ (24) di Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI), Sumatera Selatan, ditangkap Polres OKI saat hendak kabur ke Palembang.

Kedua pelaku, Nang (20) dan Hendri (18), kini terancam hukuman mati. Hal itu diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain kepada media, Jumat, 29 Maret 2019.

“Pelaku terancam Pasal 338 dan 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Ancamannya hukuman mati,” kata Zulkarnain.

Baca Juga: Pengakuan Pelaku Pembunuh Calon Pendeta: Korban Diperkosa dan Dicekik

Lanjut Zulkarnain mengatakan, khusus untuk Pasal 340 KUHP, keputusan memang berada di tangan jaksa dan hakim. Tetapi penyidik akan mengumpulkan barang bukti bila terbukti ada perencanaan.

“Nanti kita buktikan apakah mungkin ini perencanaan, karena mereka sudah menyiapkan balok dan sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga: Inilah Wajah Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Calon Pendeta di Sumsel

Terkait motif pelaku, Zulkarnain memastikan pembunuhan karena adanya dendam. Salah satunya pelaku merasa terhina hingga akhirnya merencanakan memperkosa dan akhirnya membunuh pelaku.

“Motif tidak lain pelaku merasa terhina dan ada kata-kata korban yang membuat pelaku sakit hati. Jadi pelaku merencanakan,” kata Zulkarnain.

Salah satu pelaku jatuh cinta ke korban

Dua pelaku pembunuhan calon pendeta, Nang dan Hendri. (foto: detik.com)

Salah satu pelaku yakni Nang, mengaku bahwa dirinya jatuh cinta kepada korban, namun tak berani ia ungkapkan.

Baca Juga: Inilah Wajah Pelaku Pembunuh dan Pemerkosa Calon Pendeta di Sumsel

“Aku suka sama dia (korban), tapi nggak berani bilang. Waktu aku lihat dia keluar, aku ikuti sama Hendri. Jadi yang ajak Hendri dari mes ya aku,” kata Nang, dikutip dari detik, Jumat, 29 Maret 2019.

Nang dan Hendri ditangkap di kawasan Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten OKI, Rabu 27 Maret 2019, dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik.

Sebagaimana diketahui, MZ ditemukan tewas pada Selasa 26 Maret 2019, sekira pukul 04.30 WIB di kebun sawit PT. PSM Divisi III, Sungai Baung, Bukit Batu, OKI.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di semak belukar dengan kedua kaki diikat karet. Selain itu, korban juga ditemukan dalam kondisi setengah bugil usai diperkosa para pelaku.

Bagikan