Terdakwa Kasus Makar, Kivlan Zen Terbaring Lemah di Rumah Sakit

Terkini.id, Jakarta – Terdakwa kasus kepemilikan senjata dan makar, Kivlan Zen, kini terbaring lemah di rumah sakit.

Kabar Kivlan Zen yang jatuh sakit disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

Dari postingan Fadli di twitter, terlihat mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen tersebut sedang dirawat dengan alat bantu pernafasan.

Baca Juga: Kivlan Zen Dihukum 4,5 Bulan Penjara, Jasa terhadap Negara Jadi...

“Malam ini menjenguk Mayjen Purn Kivlan Zen yang dirawat inap karena sakit,” tulis Fadli.

Fadli pun memberikan kesaksian soal jasa-jasa Kivlan Zen kepada negara.

Baca Juga: Sakit Asma Kambuh, Kivlan Zen Dilarikan ke Rumah Sakit

Dia mengatakan Kivlan adalah seorang pejuang pembela Merah Putih di berbagai wilayah tugas seperti Timor Timur, Papua, Mindanao, Filipina, dan lain-lain.

“Semoga pengadilan dapat memberi keadilan dengan memberi kebebasan pada Pak Kivlan,” tulisnya lagi.

Baca Juga: Sakit Asma Kambuh, Kivlan Zen Dilarikan ke Rumah Sakit

Seperti diketahui, sebelumnya ramai diberitakan bahwa Kivlan Zen jatuh sakit. Kivlan yang kini menjadi Tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal tersebut menderita sakit kepala, nyeri bagian kiri tubuh mulai kaki atau sendi.

Kemudian Mata tidak bisa melihat jelas dan keluar lendir dari mulut kalau tidur, pucat karena tensi ekstrem rendah dan tinggi.

Pada sidang perdana kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal di Pengadilan Negeri Jakarta pusat, Selasa, 10 September 2019, Kivlan datang dengan menggunakan kursi roda. Penasihat Hukum Kivlan Zen, Tonin Tachta, mengatakan kliennya itu dalam kondisi tak sehat akibat mengidap penyakit komplikasi.

Kivlan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan kepemilikian senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional. Dia pun ditahan di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan.

Kasus dugaan kepemilikan senjata api yang menjerat Kivlan ini berkaitan dengan penetapan enam tersangka yang menunggangi aksi unjuk rasa menolak hasil Pilpres 2019 di Jakarta pada 21-22 Mei 2019. Masing-masing tersangka tersebut berinisial HK, AZ, IR, TJ, AD, dan AF.

Kivlan juga sempat mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun, gugatan itu telah ditolak.

Bagikan