Terharu dan Bangga, Anak Petani Jagung di Jeneponto Lulus Polisi

Muh Fadil Arhab terharu setelah dengar pengumumannya, yang digelar dalam sidang terbuka seleksi akhir penetapan penerimaan calon bintara Polri Polda Sulsel tahun 2018 di SPM Batua Makassar.

Terkini.id,Jeneponto – Muh Fadil Arhab (18) buah hati dari Jamaluddin dengan Syamsiah yang berprofesi sebagai petani jagung kuning lulus jadi anggota Kepolisian yang sudah diumumkan pada hari ini Jumat, 3 Agustus 2018.

Putra pertama dari dua bersaudara itu lulus menjadi anggota Polri karena kepintarannya tanpa mengeluarkan uang.

Hal itu dibenarkan orang tua Fadil, Jamaluddin, bahwa anaknya mendaftar tanpa bantua dari siapapun.

“Dia yang mengurus sendiri berkas-berkasnya, mulai dari mendaftar sampai lulus,” kata Jamaluddi kepada Jeneponto Terkini, lewat telpon selulernya,Jumat, 3 Agustus 2018.

Lewat telpon selulernya, Jamaluddin yang pagi ini sementara bersama anaknya di SPM Batua Makassar, mengaku bahwa dirinya sempat tidak mendukung anaknya untuk mendaftar Polisi.

Muh Fadil Arhab (18) buah hati dari Jamaluddin dengan Syamsiah yang berprofesi sebagai petani jagung kuning lulus jadi anggota Kepolisian

“Sebenarnya saya tidak mendukung, karena tidak ada uang, tapi dia yang ngotot untuk mendaftar, bahkan sempat saya suruh mundur, karena saya tukut akan dimintai uang,”ungkap Jamaluddin

Namun dengan tekad yang bulat,Fadil menunjukkan bahwa uang bukan segala-galanya untuk mencapai cita-citanya untuk menjadi anggota kepolisian.

“Alhamdulillah, dengan berkah Allah, Fadil dinyatakan lolos, tadi pengumumannya, jadi apa yang dikatakan Fadil itu benar, bukan uang segalanya, bahkan dia melarang saya untuk mengeluarkan uang yang ada sangkut pautnya dengan pendaftarannya,” tutur Jamaluddin.

Baca :Polisi peduli kunjungi bayi tanpa kaki dan jari tangan, butuh bantuan ini

Jamaluddin hanya seorang petani jagung kuning yang hanya panen sekali setahun dengan penghasilan yang hanya bisa mencukupi kubutuhan makan keluarganya sehari-hari.

Penulissyarief