Terjadi Lagi, Aksi Kekerasan Dilakukan Dua Pelajar Senior SMK Pelayaran

Kekerasan
Screen shoot video viral aksi kekerasan pelajar SMK Pelayaran di NTT. (Foto: Facebook)

Terkini.id – Kekerasan di dunia pendidikan Tanah Air masih kerap terjadi di sebagian wilayah di Indonesia. Sebelumnya, publik sempat dihebohkan dengan kematian tragis Aldama Putra, salah seorang mahasiswa Akademi Teknik Kesalamatan Penerbangan (ATKP) Makassar yang dianiaya seniornya.

Kini kekerasan di dunia pendidikan terulang kembali di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal itu diketahui dari dari sebuah video yang kini beredar luas di media sosial Facebook dan grup-grup WhatsApp.

Dalam video viral tersebut, terlihat dua pelajar yang diduga merupakan pelajar di salah satu SMK Pelayaran di Kabupaten Sikka melakukan tindakan penganiayaan terhadap kedua orang pelajar lainnya.

“Mohon sekolah, instansi terkait yg di wilayah ini, ortu anak-anak di video ini untuk di tindak lanjut,” tulis Yuni Rusmini, membagikan video viral tersebut di akun Facebooknya, Selasa 11 Juni 2019.

“Salah satu mengenakan seragam yang sama dengan pelaku penganiayaan sedangkan korban pelajar satunya mengenakan seragam olahraga SMK Pelayaran,” lanjutnya.

Dalam video berdurasi hampir 2 menit itu, tampak kedua pelajar ditampar berulang kali oleh dua orang pelajar lainnya yang diduga merupakan senior di SMK tersebut.

Tak hanya ditampar, salah satu pelajar dalam video itu juga ditendang dan dipukul di bagian kepala serta perut.

“Smg segera ada tindak lanjut dari instansi yg berwenang, sblm ada jatuh korban yg fatal… Amin yarroballalamin,” kata Yuni Rusmini di keterangan unggahannya.

Tanggapan warganet

Screen shoot video viral aksi kekerasan pelajar SMK Pelayaran di NTT. (Foto: Facebook)

Unggahan video akun Facebook Yuni Rusmini ini menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak netizen yang menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan pelajar di SMK tersebut.

“Sok jgo ini ank2 goblok, lw trjdi sesuatu m itu ank, lu d pnjra goblok, mikir lu jngn sok jd orng dsr ank goblok,” komentar akun Rismayanti Risma.

“Gak sanggup Lanjutin nonton videonya. Karna saya punya anak SMP, jadi ngeri nanti kalau anakku Ikut MOS, apa bakal seperti itu juga, karna Bapaknya nyaranin sekolah SMK Pelayaran. Usut Lah tangkap OSIS/kakak kelas yg kejam,” sambung akun Afnanfirdaus Nanang.

“Kalo soal kekerasan gitu gak sanggup liat nya, kebayang anak sendri, apalgi anak saya kdang bilang pengem jadi om tara, v takut bgt kalo kaya gitu,” ujar akun Masani.

“Heran…knp diem aza lawan aza hrus’y sm2 laki ko bsa kliatan udh terbiasa bgtu.mca guru pembingbing’y ga tau,” kata akun Ariina Riizky Mahardiika.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti kapan aksi kekerasan tersebut berlangsung.

Berita Terkait
Komentar
Terkini