Ternyata Sunat Juga Umum Bagi Orang Amerika

Terkini.id, Jakarta- Sunat merupakan suatu proses pengangkatan kulup (kulit yang menyelubungi penis) yang bertujuan untuk menjaga alat kelamin pria menjadi lebih bersih. 

Dalam islam sendiri sunat merupakan hal yang wajib bagi kaum pria, pasalnya jika seseorang belum sunat setelah usia 9 tahun maka solatnya tidak sah.

Dengan mayoritas penduduk beragama Islam tentunya di Indonesia praktik sunat bukanlah hal yang asing. Tapi apakah praktik sunat juga dilakukan di Amerika dengan penduduk mayoritas beragama Kristen? Mari simak penjelasan berikut. 

Baca Juga: AS Kirim Pelosi ke Taiwan, Menlu China: Ada Tanda Amerika...

Ternyata di Amerika sunat merupakan hal yang umum. Berbeda dengan Indonesia di Amerika sunat biasa dilakukan pada bayi laki-laki yang baru lahir dibawah usia satu bulan ini dinamakan Neonatal Circumsicion dan tidak ada perayaan meriah ataupun saweran menggunakan uang koin. 

Pada sekitar tahun 1970 praktik sunat di Amerika sangat populer persentase laki-laki yang disunat mencapai 80% ini merupakan persentase tertinggi. 

Baca Juga: Rumah Donald Trump Digeledah FBI: Mereka Bobol Brankas Saya!

Pada mulanya sunat dilakukan oleh umat beragama Islam dan Yahudi di sana, namun masyarakat Amerika yang bukan beragama Islam ataupun Yahudi juga melakukan praktik ini. 

Alasannya tidak lain adalah untuk kebersihan maupun kesehatan, selain itu jika ayahnya sunat maka anak laki-lakinya juga akan disunat hal ini menjadi seperti tradisi.

Praktik sunat merupakan sebuah praktik medis yang dilakukan oleh dokter, para orang tua disana mempercayai dengan sunat akan mengecilkan kemungkinan si anak terkenal penyakit HIV dan infeksi saluran kemih. 

Baca Juga: Rumah Donald Trump Digeledah FBI: Mereka Bobol Brankas Saya!

” Circumsicion(sunat) di Amerika ini dianggap salah satu praktik medis yang dilakukan oleh dokter, karena dianggap praktik medis biaya sunat di Amerika pada umumnya dicover oleh asuransi kesehatan. ” Ucap Puri Viera WNI yang sudah lama menetap di Amerika, dikutip dari kanal YouTube miliknya dalam video yang berjudul “Apakah orang Amerika sunat?”.

” Dinegara bagian California tempat aku tinggal ini biaya sunat sekitar $150-400″ Tambahnya. 

Meski demikian beberapa golongan masyarakat Amerika keberatan akan praktik sunat tersebut, mereka menyebutkan memiliki kulit kutup adalah hak setiap anak. Selain itu juga mereka menegaskan bahwa setiap anak berhak menentukan untuk menghilangkannya atau tidak.

Kelompok aktivis bernama Intactivist ini mengeluarkan pendapatnya mengenai praktik sunat yang dilakukan di Amerika. Mereka adalah kelompok aktivis Amerika terbesar yang menolak praktik sunat. 

“Tiga perempat dari semua pria Amerika berjalan-jalan hari ini dengan bagian penting dari penis mereka hilang. Banyak yang tidak menyadari kerusakannya. Semua telah dirugikan, dan mereka—dan pasangan seksual mereka—tidak pernah memiliki kesempatan untuk menikmati kualitas kulup yang protektif dan menyenangkan. ” Dikutip dari laman Intacamerica.org

Dengan adanya para aktivis yang ingin memberhentikan praktik sunat, persentase sunat di Amerika pun kian menurun. 

“angka dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menunjukkan bahwa 55-57% anak laki-laki yang baru lahir di AS sekarang disunat di rumah sakit, dan jumlahnya turun sekitar 1% setiap tahun.”Seperti dikutip dari laman BBC.com 

Dilansir dari laman BMC.com pada tahun 2016 Amerika Serikat termasuk negara dengan estimasi persentase sunat pada bayi laki-laki tertinggi dibandingkan negara tetangganya Kanada dengan persentase 31.9%. 

Lain halnya dengan negara-negara di Eropa yang memiliki angka persentase cenderung lebih rendah dari Amerika Serikat dan Kanada. Seperti Jerman dengan 10.9% , Inggris dengan 20.7% , Prancis dengan 14% , dan Finlandia dengan 0.82%.

Bagikan