Terpilih Sebagai Komisioner KIP, Andhika Mappasomba: Ini Amanah Masyarakat

Andi Abdul Karim atau akrab disapa Andhika Mappasomba
Andi Abdul Karim atau akrab disapa Andhika Mappasomba

Terkini.id, Makassar – Lima orang komisioner Komisi Informasi Provinsi (KIP) Kabupaten Bulukumba resmi ditetapkan setelah sebelumnya pimpinan melakukan uji kepatutan dan kelayakan terhadap 10 kandidat.

Dan pada, Senin 23 November 2020 Pimpinan DPRD Kabupaten Bulukumba mengumumkan sedikitnya ada lima komisioner Komisi Informasi (KI) Kabupaten Bulukumba yang diumumkan, masing-masing. 

Kelimanya yakni Andi Abdul Karim, Rachmawati, H.A Syafrul Patunru, Hasanuddin Salassa, dan Ahmad.
Dari peringkat penilaian, Andi Abdul Karim atau akrab disapa Andhika Mappasomba mendapatkan nilai 2667 alias nilai tertinggi.

Hasil penilaian peserta Komisi Informasi Publik/ ist

Andi Abdul Karim atau akrab disapa Andhika Mappasomba mengatakan Komisi Informasi adalah salah satu pilar untuk mencapai sistem bernegara yang transparan. Olehnya, butuh dukungan semua pihak untuk mewujudkan hal tersebut.

Ia juga mengatakan Badan Publik ini menggunakan uang negara harus terbuka dalam pengelolaan dan pemanfaatannya sehingga perilaku koruptif dan tertutup bisa digerus. 

Menarik untuk Anda:

“Atas kelulusan ini, Alhamdulillah, saya mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan semua pihak dan keluarga, sahabat, dan panitia seleksi,” tuturnya saat dihubungi terkini.id

Masih kata Andhika, ini adalah sebuah amanah masyarakat yang akan dioertanggungjawabkan sehingga kontrol dan masukan dari masyarakat untuk lembaga Komisi Informasi Publik Bulukumba, sangat diharapkan.

“Belum semua daerah di Indonesia dan Sulawesi Selatan memiliki Komisi Informasi Publik, ini adalah sebuah prestasi untuk Bulukumba,”tuturnya.

“Saat semua sudah berjalan, kami siap berbagi pengetahuan untuk mendorong pembentukan KIP di Indonesia dan Sulawesi Selatan khususnya,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ182 Tabur Bunga di Kecelakaan

Siswi Kristen Dipaksa Jilbab, Putri Gus Dur: Hak Pendidikan Warga Tidak Boleh Dibatasi Pakaian

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar